Saudi Bantah Minta Irak Memediasinya dengan Iran


SALAM-ONLINE: Arab Saudi membantah terkait laporan bahwa pihaknya akan minta Irak untuk memediasinya dengan negara Syiah Iran.

Seorang sumber resmi Saudi mengatakan pada Rabu (16/8) bahwa rezim Iran saat ini “tidak dapat dinegosiasikan”.

“Arab Saudi tidak meminta mediasi apapun dengan Republik Iran,” kata sumber tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita resmi SPA yang kemudian dilansir Anadolu Agency, Rabu (16/8).

Penyangkalan tersebut terjadi setelah Menteri Dalam Negeri Irak Qassim al-Araji mengatakan Riyadh secara resmi meminta Irak untuk memediasi Saudi dengan Iran dalam rangka mengurangi ketegangan dengan negara Syiah tersebut.

Sumber tersebut juga mengatakan bahwa Saudi memperbarui tuduhannya terhadap Iran yang dianggap “menyebarkan terorisme dan ekstremisme”.

Apa yang diungkapkan Sumber tersebut sejalan dengan pendirian Saudi yang tegas menolak pendekatan apapun dengan rezim Iran karena diangap menyebarkan terorisme dan ekstremisme di kawasan timur tengah dan dunia serta ikut campur dalam urusan negara lain.

Saudi sendiri terus meminta semua negara “untuk berupaya menghalangi rezim Iran dari tindakan yang bertentangan dan memaksanya untuk mematuhi undang-undang internasional”.

Ketegangan meningkat antara Arab Saudi dan Iran sejak Riyadh memutuskan hubungan diplomatik dengan Teheran. Pemutusan hubungan diplomatik dilakukan setelah gedung Kedubes Saudi diserang awal tahun lalu oleh demonstran di Teheran.

Serangan tersebut dipicu karena dieksekusinya seorang tokoh Syiah terkemuka di Arab Saudi terkait terorisme. (Nizar Malisy/Salam-Online)

Sumber: Anadolu