Tiga Tahun Jokowi, Walhi: Bangsa Alami Krisis, dari Lingkungan Hidup hingga SDA Dikuasai Asing


Diskusi ‘Evaluasi Kinerja HAM 3 Tahun Jokowi-JK. (Foto: EZ)

JAKARTA (SALAM-ONLINE): Aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Khalisah Khalid menyoroti tiga tahun Presiden Jokowi memerintah, berada dalam keadaan tidak baik.

Menurutnya, Jokowi-JK yang dilantik pada 20 Oktober 2014 lalu itu, justru membawa bangsa ini ke dalam berbagai krisis, dimulai dari lingkungan hidup, makin banyaknya pelanggaran HAM, hingga penguasaan Sumber Daya Alam (SDA) oleh asing.

“Situasi bangsa tidak dalam keadaan baik. Bangsa ini mengalami berbagai krisis, krisis dimulai dari lingkungan hidup, HAM, hingga penguasaan SDA oleh asing,” ungkap Khalisah dalam diskusi ‘Evaluasi Kinerja HAM 3 Tahun Pemerintahan Joko Widodo & Jusuf Kalla’ di kantor Amnesty International Indonesia (AII) HDI Hive Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2017).

Khalisah menegaskan, keadaan negara sudah akut sehingga menjadi tidak kondusif. Menurutnya, selama ini pemerintah selalu mengatasnamakan kepentingan nasional jika berhubungan dengan Sumber Daya Alam (SDA) yang menyeret kepentingan asing.

“Jadi klaim kepentingan nasional yang selalu dibicarakan pemerintah terkesan ilusi, sebetulnya secara umum negara ini tidak punya struktur penguasaan sumber daya alam yang dikuasai oleh asing,” jelas Khalisah.

Ia menyebut bahwa Indonesia yang saat ini kaya akan SDA, namun hampir seluruhnya dikuasai oleh pihak asing.

“Migas hampir 85 persen dikuasai asing, kelapa sawit 7,5 juta hektar dikuasai asing. Hampir semuanya dijual bahan mentah ke asing, ketika balik ke kita dengan harga yang sangat mahal,” sesalnya. (EZ/Salam-Online)