Serangan Udara Rezim Suriah Bunuh 5 Warga Sipil di Ghouta Timur


GHOUTA (SALAM-ONLINE): Sedikitnya 5 orang telah terbunuh di pinggiran timur Ghouta saat pasukan rezim Suriah dan milisi sekutu mengintensifkan pengeboman mereka di wilayah yang dikuasai kelompok pejuang Suriah di dekat ibu kota.

Serangan tersebut dilancarkan setelah dua hari sebelumnya kelompok pejuang oposisi melakukan serangan terhadap rezim Basyar Asad yang frustrasi untuk maju, kata aktivis, Rabu (9/8).

Serangan rezim Asad terhadap Kafr Batna, kota kecil di selatan Damaskus, menyebabkan 5 warga sipil terbunuh, termasuk anak-anak, demikian disampaikan kelompok penyelamatan lokal.

Pada Selasa (8/8), serangan terhadap Ein Tarma dan Zamalka juga menyebabkan 3 orang terbunuh, termasuk seorang pekerja pertahanan sipil, warga mengatakan kepada Zaman al Wasl, Rabu (9/8).

Puing-puing berterbangan di tengah awan tebal yang dilumuri debu atas serangan udara di kota-kota di Ghouta, seperti yang terlihat pada gambar yang diposkan oleh kelompok tersebut pada Selasa di media sosial.

Aktivis mengatakan lebih dari 15 rudal diarahkan ke permukaan wilayah Ghouta hingga menggempur Ein Tarma dan Zamalka.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di Inggris mengatakan kelompok oposisi membunuh sembilan tentara rezim dan menangkap setidaknya satu orang dalam pertempuran Senin (7/8) lalu.

Selain itu, Failaq al-Rahman, kelompok oposisi utama di Ghouta, mengatakan bahwa mereka telah menyerang pasukan elite pasukan rezim di Ein Tarma, sehingga menewaskan 10 tentara.

Sebenarnya Ghouta Timur dilindungi oleh kesepakatan gencatan senjata. Namun rezim Asad sebagian besar menyerang daerah yang dikendalikan oleh faksi-faksi oposisi tersebut. (EZ/Salam-Online)

Sumber: Zaman al wasl