Suguhkan Festival Kajian dan Gaya Hidup Islami, Muslim Life Fest Dipadati Pengunjung

Gelaran hari kedua Muslim Lifestyle Festival (Muslim LifeFest) yang diadakan di Jakarta Convention Center, Sabtu (31/8) tampak ramai dan dipadati pengunjung. Berbeda dengan kemarin, hari ini antrian sudah terjadi sejak pagi hari.

Ini salah satunya dikarenakan antusias pengunjung yang ingin menikmati berbagai suguhan kajian menarik di hari ini.

Sejumlah pemateri yang dihadirkan antara lain Ustadz Syafiq Riza Basalamah yang membawakan tema tauhid untuk anak, Ustadz Muhammad Arifin Badri yang akan membahas studi kritis dalam fiqih muamalah kontemporer, juga seorang dokter yang belakangan cukup dikenal aktif mengampanyekan di media sosial mengenai jurus sehat Rasulullah, yakni dr Zaidul Akbar.

Tampak para pengunjung yang sebagian besar berasal dari kalangan Muslim berbondong-bondong mengajak keluarga mereka untuk mengambil manfaat dari ilmu-ilmu yang disampaikan, disamping sebagai hiburan di akhir pekan.

Selain kajian Islam, mereka juga bisa melihat-lihat berbagai booth yang menawarkan kebutuhan hidup kaum Muslimin mulai dari busana Muslim dan Muslimah, halal travel, festival kuliner halal, properti syariah, startup Muslim corner, dan lebih dari 50 sekolah Islam.

Acara ini dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua MPR Zulkifli Hasan, Jumat kemarin. Dalam sambutannya, Anies mengungkapkan apresiasinya atas terselenggaranya acara yang menjadi tempat bertemunya para pengusaha Muslim dengan para ahli muamalah Islam ini.

“Saya melihat Indonesia Muslim Lifestyle Festival menelurkan konsep gelaran yang berbeda. Bukan sekedar mengenalkan produk halal, tetapi juga menyuguhkan implementasi fiqih muamalah kontemporer guna menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin hijrah ke gaya hidup halal,” papar Anies.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi Ketua MPR Zulkifli Hasan membuka gelaran acara Muslim LifeFest, Jumat (30/8), di Jakarta Convention Center. FOTO: Dok. Muslim LifeFest

Anies pun mendorong agar konsep bisnis berbasis syariah dan gaya hidup halal sudah semestinya dikenal masyarakat secara luas sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian.

“Sudah saatnya Indonesia menjadi pemain utama ekonomi syariah,” ungkap Anies.

Acara yang digelar selama tiga hari ini, yakni dari 30 Agustus – 1 September ini diyakini sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan bisnis syariah di Indonesia. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain besar dalam ekonomi syariah, sebagaimana disampaikan Gubernur Anies. (Salam/SF)

 

Baca Juga
%d bloggers like this: