Mantan Bintang Sepakbola, Eric Cantona, Tuntut UEFA Bela Mahmoud Sarsak yang Disekap Israel

(LONDON): Mantan bintang sepakbola klub Manchester United Eric Cantona telah menandatangani sebuah surat dukungan terhadap pesepakbola Palestina Mahmoud Sarsak yang kini disekap di penjara Zionis dan telah mogok makan selama 86 hari. Surat tersebut telah dikirimkan kepada Menteri Olahraga Inggris, Hugh Robertson dan Presiden Federasi Sepakbola Eropa (UEFA), Michel Platini.

Di antara isi surat itu sebagai berikut: “Kita semua pernah kaget atas nyanyian rasialis saat pertandingan sepakbola di Polandia dan Ukraina dalam perhelatan Euro 2012. Sejumlah badan sepakbola dan para politisi telah menyampaikan protes mereka dan beberapa pejabat pemerintah telah memboikot pertandingan penyisihan grup di Ukraina karena dianggap melanggar HAM di negara itu.

Lalu kenapa sekarang mereka diam saja ketika melihat ‘Israel’ akan menjadi tuan rumah untuk kejuaraan U-21 2013? Padahal segala bentuk rasisme, pelanggaran HAM juga hukum internasional terjadi setiap hari di negara itu.

Pemerintah ‘Israel’ merespon serangan terhadap para pengungsi dan pekerja migran kulit hitam dengan menyebut mereka sebagai ‘penyusup’ dan meminta mereka dipenjara di kamp-kamp militer. Di dalam penjara ‘Israel’ terdapat empat ribu tahanan politik Palestina dimana tiga ratus lebih di antaranya ditahan tanpa melewati proses hukum.

Dan salah satunya adalah pesepakbola dari Gaza, Mahmoud Sarsak, 25 tahun. Ia sudah ditahan hampir tiga tahun, tanpa proses hukum. Dalam keadaan putus asa, ia melakukan aksi mogok makan selama delapan puluh hari lebih dan sekarang kondisinya sekarat. Ia dan semua korban pelecehan pemerintah ‘Israel’ memerlukan dukungan kita.

Baca Juga

Sekaranglah saatnya mengakhiri kekebalan ‘Israel’ dan menuntut standar keadilan serta kesetaraan yang sama dan penghormatan terhadap hukum internasional yang juga kami tuntut pada negara-negara lain.”

Selain Cantona, surat itu juga ditandatangani oleh beberapa simpatisan lainnya, seperti pemikir Amerika Noam Chomsky, aktris Inggris Miriam Margolyes, dan jurnalis terkemuka John Pilger.

Sejak Juni tahun lalu, 42 klub sepakbola Palestina di Gaza menunggu balasan dari Presiden UEFA, Michel Platini terkait permintaan mereka agar tidak mengizinkan ‘Israel’ menjadi tuan rumah U-21 pada 2013 nanti. (MR/ Sahabat al-Aqsha/salam-online.com)

Baca Juga