Celotehan Kacau Wilders tentang Islam Ditolak Politisi Australia

Australia-tony abbot-jpeg.image
Tony Abbot

MELBOURNE (SALAM-ONLINE): Tak aneh jika pimpinan Partai Kebebasan Belanda (PVV) Geert Wilders berceloteh kacau tentang Islam. Politisi yang satu ini dari dahulu memang dikenal anti Islam.

Belum lama ini Wilders menyatakan kegetiran dan ketar-ketirnya dengan kebangkitan umat Islam di Belanda. Ia menggugat dan mengecam kian meningkatnya pembangunan masjid. Kata Wilders, ia menentang, lambat laun, umat Islam di Belanda menjadi mayoritas.

Baru-baru ini Geert Wilders membuat sebuah situs baru anti-masjid, MoskNee.

Wilders membuat web ini dengan tujuan untuk memprovokasi warga Belanda terutama berkaitan dengan tantangan hukum terhadap rencana pembangunan masjid baru di daerah mereka. Dia menyatakan ketakutannya,Islam semakin tumbuh dan akan mendominasi Belanda.

“Belanda bukanlah negara Islam dan tidak akan pernah menjadi negara Islam. Tetapi kami melihat pengaruh Islam meningkat…,” ungkapnya.

Pekan ini Wilders kembali berceloteh saat berkunjung ke Australia. Ada sedikit perasaan khawatir dari umat Islam Australia dengan kedatangan Wilders ini lantaran politisi Belanda yang mengidap penyakit Islamophobia itu selalu melontarkan pernyataan insinuatif, provokatif, agitatif dan penuh kebencian terhadap Islam.

Baca Juga

Dan, apa yang dilontarkan Wilders, benar saja, bikin panas kuping kaum Muslimin, khususnya di Australia. Wilders misalnya bilang saat berbicara di Melbourne, Senin (18/2/2013), agar umat Islam meninggalkan keyakinannya.

Nah, jangankan umat Islam, yang bukan Islam saja  menolak celotehan Wilders berkenaan dengan Islam dan kaum Muslimin itu.

DEN HAAG-TWEEDE KAMER-VRAGENUURTJE
Geert Wilders: anti Islam

Adalah Pemimpin oposisi Australia, Tony Abbott yang menolak pandangan Wilders tentang Islam dan kaum Muslimin. Menurut Abbot, pandangan Wilders tentang Islam dan Muslim itu, “Salah substansi.”

“Silakan Wilders bicara seperti itu, tetapi multikultural Australia berbeda dengan Belanda. Menurut saya, umat Islam itu seperti tampak di negara ini begitu santun,” kata Abbot seperti dikutip ABC news, Rabu (20/2/2013).

Kata Abbot, warga  Australia pastinya sudah memahami jati dirinya. “Itulah salah satu kekuatan besar negara ini. Kami selalu sadar dengan apa yang kami miliki,” tegasnya. (salam-online)

Baca Juga