Idul Adha, Muslim Rusia Hadapi Dilema

Rusia-jamaah shalat t di rusia-jpeg.imageMOSKOW (SALAM-ONLINE): Setiap tahun kaum Muslimin di seluruh dunia mempersiapkan Udhiyah (hewan qurban) untuk Idul Adha, namun Departemen Rusia untuk Kebijakan urusan Agama melarang umat Islam melakukan penyembelihan hewan qurban di rumah dan di dalam kota, sebagaimana dirilis Islam.ru (12/10).

Peringatan resmi itu dikeluarkan setelah pertemuan antara kepala departemen, Yuri Artyukh, dengan perwakilan dari komunitas Muslim untuk membahas perayaan Idul Adha, 15 Oktober 2013, besok.

“Para peserta pertemuan menegaskan tidak dapat menerima ritual penyembelihan hewan qurban di dalam kota,” demikian pernyataan yang diposting oleh situs Dewan Mufti Rusia. Semua masjid di kota Moskow yang menerima penyembelihan hewan qurban, harus memiliki lokasi khusus di pinggiran kota Moskow.

Departemen Kebijakan urusan Agama, juga melarang penyembelihan hewan selama Idul Adha di rumah dan harus dilaksanakan di lokasi khusus di pinggir kota. Selama beberapa tahun otoritas kota Moskow, Kazan, St Petersburg dan kota-kota lain di Rusia menyediakan tempat khusus, di pinggiran kota, untuk penyembelihan hewan qurban saat Idul Adha.

Namun Dewan Kota Tambov, tidak bersedia memberikan area khusus bagi umat Islam untuk pelaksanakan penyembelihan hewan qurban selama Lebaran Idul Adha. Menghadapi hal ini, perwakilan komunitas Muslim kota Tambov mengajukan banding ke administrasi kota untuk meminta lahan khusus pemotongan hewan qurban. Imam Abduragim Ilyasov mengatakan bahwa masyarakat  Tambov telah memutuskan untuk memotong hewan qurban di lapangan khusus.

Namun administrasi kota Tambov mengatakan, “Dengan segala hormat kami tidak bisa mengalokasikan area khusus untuk perayaan (hari raya) umat Islam.” Pejabat beralasan bahwa permohonan dari umat Islam  terlambat disampaikan.

Menurut kepolisian Moskow, sekitar 150.000 Muslim diperkirakan akan mengambil bagian dalam shalat Idul Adha tahun ini. Keberatan dengan pelaksanaan qurban ini muncul ketika beberapa dari populasi Muslim menyembelih domba di halaman apartemen atau di halaman rumah, sedangkan tetangga merasa keberatan.

Baca Juga

Pada 2010, pemerintah kota menjawab keluhan yang diajukan oleh aktivis dan melarang pelaksanaan qurban sampai batas kota. Jadi, harus dilakukan di luar batas kota. Perdebatan sengit terjadi pada Januari lalu ketika Menteri Kehakiman Rusia mengusulkan satu set amandemen Undang-Undang Kebebasan Agama yang melegalkan setiap layanan doa dan ritual keagamaan diadakan di luar rumah ibadah atau pemakaman.

Rusia-Masjid Di Tambov-jpeg.image
Masjid Raya di Tambov, Rusia

Dengan Undang-Undang tersebut, umat beragama diizinkan untuk mengadakan upacara keagamaan di tempat umum jika mereka menginformasikan dulu kepada pemerintah daerah setempat dan terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan dewan kota.

Duma (Parlemen Rusia) diharapkan mempertimbangkan RUU ini pada Oktober tahun ini. Terdapat sekitar 23 juta Muslim di Utara Federasi Rusia, termasuk wilayah Kaukasus dan Selatan Republik Chechnya, Ingushetia dan Dagestan.

Islam menempati agama terbesar kedua di Rusia dan mewakili sekitar 15 persen dari populasi yang berjumlah 145 juta orang yang didominasi oleh Kristen Orthodox. (Abu Akmal/salam-online)

Baca Juga