Luxemburg Boikot Penjajah ‘Israel’

Luxemburg boikot penjajah israel-jpeg.imageLUXEMBURG (SALAM-ONLINE): Atas aksi penjajah ‘Israel’ yang menjarah Tepi Barat dengan menjadikannya sebuah pemukiman ilegal, membuat banyak negara di Eropa melakukan aksi boikot.

Luxemburg pun tak mau ketinggalan untuk memboikot ‘Israel’, dengan menghentikan kerja sama antara perusahaan dana pensiun Luxemburg (FDC) dan bank besar ‘Israel’, Kamis (27/2).

Menurut situs ‘Israel’ Walla, FDC ternyata tak hanya memboikot bank besar ‘Israel’, tetapi juga 60 perusahaan di seluruh dunia, termasuk delapan lembaga Zionis itu.

‘Israel’ Discount Bank, Bank Hapoalim, Bank Mizrahi–Tefahot, Bank Leumi dan First International Bank of ‘Israel’ adalah di antara daftar bank besar ‘Israel’ yang diboikot oleh Luxemburg. Tak ketinggalan Elbit Systems Ltd dan Africa ‘Israel’ Investments Ltd, kedua perusahaan ‘Israel’ yang berbasis di Yerusalem, juga masuk daftar boikot.

Seperti dilansir WorldBulletin, setelah FDC memutuskan kerja sama dengan bank ‘Israel’, dana pensiun Belanda ABP, Swedia Nordea Investment Management, DNB Asset Managemenet dan Norwegia KLP juga mulai mempertimbangkan kembali hubungan mereka dengan penjajah Zionis tersebut.

Aksi boikot sengaja dilakukan untuk mengancam kehidupan pemukim Yahudi ilegal di Tepi Barat dan mengisolasi ‘Israel’ secara ekonomi. Tahun lalu, boikot pada produk ‘Israel’ menyebabkan kerugian 29 juta dolar AS untuk pemukim Yahudi ilegal di wilayah tersebut.

Sebagaimana dilaporkan Washington Post, pendapatan penjajah itu dari ekspor turun 14 persen, terutama disebabkan oleh jaringan supermarket besar di Eropa memutuskan untuk memboikot produk dari ‘Israel’. ((TOM/UL/bumisyam)

salam-online

Baca Juga
Baca Juga