Anggota DPD: “Tak Manusiawi Perusahaan Paksa Karyawannya Pakai Atribut Natal”

Natal-karyawan muslimah pakai atribut natal berupa topi santa-jpeg.image
Karyawan berjilbab pakai atribut natal (topi santa)–Foto: i-net

JAKARTA (SALAM-ONLINE): Anggota DPD asal pemilihan DKI Jakarta, Fahira Idris, berharap umat Islam untuk melepas atribut natal seperti topi santa.

Melalui akun twitternya, @fahiraidris, ia juga meminta kaum Muslimah untuk melapor jika ada perusahaan yang memaksa menggunakan atribut natal.

Seperti diberitakan, beredar foto seorang karyawan Muslimah berjilbab mengenakan atribut natal berupa topi santa. Karena itu, Fahira meminta, khususnya Muslimah berhijab yang dipaksa menggunakan topi santa atau atribut natal, agar melepaskan atribut tersebut.

Baca Juga

“Sy rasa, manusiawi jk ada muslimah ber #jilbab Menolak jk diPAKSA Pakai,” ujarnya, melalui akun @fahiraidris, dikutip dari Republika Online, Sabtu (13/12).

Menurutnya, sangat tidak manusiawi perusahaan yang memaksa atau mewajibkan pegawai mereka. Ia berharap penjelasan ini bisa membuka hati masyarakat yang mencoba menggiring kasus topi santa pada konflik agama. (ROL)

salam-online

Baca Juga