SMA Muhammadiyah Rawamangun Kesal Namanya Dicatut untuk Pesta Bikini

SMA Muhammadiyah 1-jpeg.imageJAKARTA (SALAM-ONLINE): Bersama sejumlah SMA lain, nama SMA Muhammadiyah 11 Rawamangun, Jakarta Timur, muncul sebagai salah satu pendukung pesta bikini summer dress bagi pelajar SMA yang baru kelar UN. SMA itu menegaskan tak pernah mendukung pesta kolam bertajuk ‘Splash after Class’ itu.

“Kita tak pernah membuat kerja sama, mendukung atau ikut dalam acara tersebut,” tegas M Syafei, guru geografi sekaligus pembina ekskul di SMA itu seperti dikutip detikcom di tempatnya bekerja, Jl Balai Pustaka Barat No 2, Jakarta Timur, Kamis (23/4/2015).

Syafei telah mengecek video undangan yang beredar di YouTube, yang kini telah dihapus itu. Dia telah mengontak pembuat acara yang tertera di video itu. “Saya sudah kontak dan tegaskan jangan membawa-bawa Muhammadiyah, karena kita tidak ikut acara seperti itu,” katanya menyesalkan pencatutan nama sekolahnya itu.

Syafei juga meminta agar video itu dihapus dan diklarifikasi. “Karena nama Muhammadiyah bukan hanya nama sekolah tapi juga organisasi,” katanya.

Syafei mengungkapkan, penyelenggara acara itu yang bernama Deby mengaku tak mengetahui bahwa di video acara tersebut ada nama Muhammadiyah. Dia mengaku video itu adalah pekerjaan anak buahnya. “Dia mengaku tak tahu nama Muhammadiyah ada di situ. Dan acaranya sudah diadakan setiap tahunnya,” katanya.

Baca Juga

Syafei sudah menanyai murid-murid yang telah kelar ujian nasional (UN) kemarin. Mereka mengaku tak mengetahui adanya acara tersebut. “Kita sudah tanya ke murid-murid, mereka juga tak tahu adanya acara itu,” katanya.

Saat ditanya apakah akan melaporkan penyelengara acara itu ke polisi, Syafei mengatakan saat ini sedang dilakukan rapat yayasan. “Itu masih kita rapatkan,” katanya. (detik)

salam-online

Baca Juga