Jerman tak Akan Serahkan Wartawan Al Jazeera kepada Rezim Al-Sisi

ahmed-mansour-jpeg.image
Ahmed Mansour

BERLIN (SALAM-ONLINE): Anggota Parlemen Jerman Wolfgang Ceric mengatakan, negaranya tidak akan menyerahkan wartawan Al Jazeera Ahmed Mansour yang ditangkap di bandara Berlin pada Sabtu (20/6) lalu.

“Jika membicarakan hukum, semua orang tahu bahwa undang-undang di Mesir dibangun atas dasar ketidak jelasan,” kata Ceric seperti dikutip harian Watan dari Koelner Stadt-Anzeiger, Senin (21/6/)

Ceric menegaskan bahwa negaranya tidak akan menyerahkan Mansour kepada penguasa Mesir karena negara itu masih memberlakukan hukuman mati.

Baca Juga

“Kami tidak bisa menyerahkan Ahmed Mansour begitu saja kepada negara yang menerapkan hukuman mati, maka tidak layak melakukan hal itu,” ujar Ceric.

Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip erdogan menilai penangkapan Mansour adalah atas keinginan rezim kudeta Al-Sisi.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak berwenang Jerman menangkap Mansour di Bandara Berlin, Sabtu (20/6) lalu atas permintaan Mesir. Saat itu Mansour tengah bersiap-siap naik pesawat untuk penerbangan ke Doha, Qatar, usai bertemu pengamat ‘terorisme’ Guido Steinberg di lembaga urusan internasional dan keamanan Jerman. (ay/salamonline)

Baca Juga