Turut Kepung DPR, Aliansi Mahasiswa DKI Juga Tuntut Jokowi-JK Mundur

Demo ke DPR-MPR-3-jpeg.image
Ikatan Mahasiswa Muhamamadiyah (IMM), salah satu elemen gerakan mahasiswa yang berperan aktif berkontribunsi untuk perbaikan bangsa turut bersama ribuan massa demonstran lainnya menuntut digelarnya Sidang Istimewa (Foto: EZ/salam-online)

JAKARTA (SALAM-ONLINE): Ribuan massa demonstran hari ini, Selasa (20/10) sambangi Gedung DPR/MPR di Senayan, Jakarta Pusat. Mereka mendesak digelarnya Sidang Istimewa untuk menurunkan Jokowi-JK dari presiden dan wakil presiden.

Massa yang terdiri dari berbagai elemen, termasuk Aliansi Mahasiswa DKI Jakarta (AMD) juga meramaikan unjuk rasa di depan Gedung DPR RI tersebut. Menurut AMD, sudah setahun Jokowi-JK memimpin, tapi tak ada perubahan dan kemajuan bagi negara berpenduduk lebih dari 250 juta ini.

“Pada 20 oktober 2014 Presiden Jokowi dilantik oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat. Sekarang sudah satu tahun memimpin, tapi tidak ada perubahan dari kepemimpinan Jokowi,” ujar Koordinator AMD, Revi, kepada salam-online, di depan Gedung DPR, Selasa (20/10).

Revi menyebutkan tuntutan agar MPR segera memutuskan menggelar Sidang Istimewa untuk menurunkan Jokowi-JK.

Baca Juga

“Kami meminta Jokowi-JK segera diturunkan dari kepemimpinannya, tingkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan amanat UUD 1945, tangkap mafia perhutanan, tutup perusahaan yang terlibat pembakaran hutan dan tolak revisi UU KPK,” tegas Revi.

Selain AMD, Aliansi Tarik Mandat yang merupakan salah satu inisiator digelarnya Sidang Istimewa menerunkan massanya yang terdiri dari IMM, GPII, Himmah Al Wasliyah, Persis, APKLI, Solidaritas Nasional Pembebasan Indonesia, dan lainnya.  Aliansi Tarik Mandat jauh sebelumnya sudah menuntut turunnya Jokowi-JK dari kepemimpinan negeri ini. Selain itu, turut bergabung Aliansi Mahasiswa Kalimantan Menggugat dan Aliansi Indonesia Bersatu.

(EZ/salam-online)

Baca Juga