Netizen Lawan Menko Luhut, #TolakAsingNangkapIkan Jadi Trending Topic

Luhut B Pandjaitan-1
Luhut B Pandjaitan

JAKARTA (SALAM-ONLINE): Wacana dan keinginan Menko Maritim Luhut B. Pandjaitan untuk membuka peluang pengelolaan perikanan Natuna bagi investasi asing ditolak netizen. Para aktivis media sosial itu bereaksi keras atas keinginan Menko pengganti Rizal Ramli tersebut.

Penolakan tersebut adalah salah satu cuitan yang menjadi trending topic dengan tanda pagar, #TolakAsingNangkapIkan.

“Menjaga laut agar tidak tersentuh negara asing merupakan kewajiban kita semua #TolakAsingNangkapIkan,” kicau @anggunmawar.

“Cukup darat, udara dan isi bumi kita gadaikan ke asing, TIDAK UNTUK ISI LAUT! #TolakAsingNangkapIkan @kemaritiman @jokowi,” kicau @JagaLaut.

“Kekayaan laut indonesia harus jadi investasi anak cucu bangsa indonesia,” timpal @HylmiAlFauzi.

Baca Juga

Sebelumnya, mantan Menko Polhukam itu dalam beberapa kali kesempatan menyampaikan keinginannya memberikan kesempatan kepada investor asing untuk ikut mengelola perikanan Natuna yang potensi ikan lestarinya mencapai 1,14 juta ton per tahun. Bahkan berharap aturan DNI diganti lagi.

“Kan negative list-nya kita yang buat. Kalau perlu kita ubah, kita ubah,” ujar Luhut, Selasa (2/8) lalu seperti dikutip RMOL.co, Jumat (5/8).

Keinginan Menko Luhut itu ditentang keras oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Dia bahkan mengancam mengundurkan diri dari jabatannya jika usaha perikanan tangkap di Natuna itu dibuka untuk asing.

“Kalau perikanan tangkap sampai diberikan ke asing, saya siap mengundurkan diri karena reforming perikanan harus disiplin dan itu untuk kepentingan sustainability (keberlanjutan),” tegasnya Kamis (4/8) kemarin.

Sumber: RMOL.co

Baca Juga