Erdogan: “NATO-AS Seharusnya Berdiri Bersama Mitranya di Suriah, Bukan dengan Kelompok Teroris”


Presiden Recep Tayyip Erdogan

SALAM-ONLINE: Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam pertemuannya dengan Dewan Penelitian Ilmiah dan Teknologi di Turki pada Kamis (29/12) menegaskan seharusnya NATO dan Amerika Serikat (AS) berdiri bersama mitranya (Turki) di Suriah, bukan dengan kelompok teroris.

“Sekutu NATO, AS, seharusnya berdiri dengan mitra Turki-nya di Suriah, bukan dengan kelompok teroris. Jika kita adalah mitra strategis, maka NATO harus mendukung sekutunya dan tidak mendukung organisasi teroris,” kata Erdogan seperti dilansir Yeni Safak, Kamis (29/12).

AS menyatakan bahwa mereka tidak memasok senjata kepada organisasi teroris. Tetapi, Presiden Erdogan dan Kementerian Luar Negeri Turki telah membuat pernyataan yang menegaskan bahwa angkatan bersenjata kelompok teroris PKK didukung oleh AS.

“Pada akhirnya, organisasi teroris itu akan menyerang negara-negara yang mendukung mereka,” lanjut Erdogan.

Di pertemuan itu Erdogan juga mengatakan Turki telah melakukan lompatan besar pada sektor pembangunan dalam kurun waktu 14 tahun ini.

“Tidak ada provinsi tanpa sebuah universitas. Kami berusaha untuk membangun fasilitas pendidikan yang lebih baik lagi untuk semua tingkat pendidikan. Jumlah rakyat Turki yang pandai baca tulis telah meningkat dengan baik, tapi kami akan terus melakukan pengembangan lebih lanjut,” ungkapnya. (EZ/salam-online)

Sumber: Yeni Safak