Berpihak pada yang Benar

Kutuk Rusia, Iran dan Rezim Asad, Masyarakat Muslim Dunia Gelar Aksi Solidaritas untuk Aleppo

Aksi Solidaritas untuk Aleppo di Turki

SALAM-ONLINE: Ribuan masyarakat Muslim di sejumlah negara menggelar aksi solidaritas untuk Kota Aleppo sejak Selasa (13/12 lalu. Kali ini giliran warga Muslim Serbia, Macedonia dan Belgia berunjuk rasa, memprotes kebiadaban rezim Basyar Asad yang dibantu Rusia dan Iran untuk membantai rakyat Suriah di Aleppo.

Di Turki aksi terus berlanjut. Sejak Selasa (13/12) malam Turki sudah menggelar aksi protes. Warga negara yang dipimpin Presiden Erdogan itu menunjukkan rasa solidaritas mereka terhadap masyarakat Aleppo terkait genosida yang dilakukan oleh rezim Basyar Asad yang didukung Rusia dan Iran dengan milisi Syiahnya.

Aksi protes seperti dilansir Eldorar, Sabtu (17/12) dan tampak dalam foto di atas, dilakukan pada Jumat (16/12) di depan Konsulat Jenderal (Konjen) Iran di Istanbul. Aksi tersebut dilakukan untuk memprotes pembantaian di Aleppo.

Sementara itu di “Novi Pazar”, salah satu wilayah Serbia (terutama Bosnia) juga menggelar unjuk rasa untuk mendukung rakyat Suriah, khususnya di Aleppo. Sekitar dua ribu orang berkumpul di “Isa Beck Aisakovic”, center “Novi Pazar”. Para demonstran mendesak rezim Basyar Asad untuk mengakhiri serangannya terhadap rakyat Suriah.

Dalam konteks yang sama, di ibukota Macedonia, Skopje, aksi solidaritas untuk Aleppo dilakukan masyarakat untuk memberikan pembelaan terhadap warga Aleppo. Demonstrasi bertema “Aleppo, Hilangnya manusia”, diselenggarakan oleh Asosiasi Mahasiswa Albania.

Massa demonstran berkumpul di wilayah ibu kota, meneriakkan dukungan untuk Aleppo. Para demonstran juga menegaskan kesiapan mereka untuk membantu saudara-saudara mereka di Aleppo.

Di ibu kota Belgia, Brussels, demonstrasi mengutuk serangan terhadap warga sipil di Aleppo juga digelar. Aksi demo tersebut dilakukan oleh Persatuan Islam di Belgia dengan mengusung tema “Selamatkan Aleppo”, “Lindungi Anak Aleppo” dan “Aleppo Terbakar”.

Massa demonstran menempatkan karangan bunga hitam di depan gedung Kedutaan Rusia, mengacu atas protes penindasan terhadap warga Aleppo yang dlakukan oleh rezim Basyar Asad yang didukung Rusia dan Iran.

Sebelumnya, aksi solidaritas untuk Aleppo telah digelar di Istanbul dan Ankara (keduanya di Turki), Jerman, Prancis, London, Kuwait, Qatar dan sejumlah negara lainnya.

Di Indonesia, Senin (19/12) aksi yang sama akan digelar di depan Kedubes Rusia dan Iran di Jakarta. Aksi ini akan mengusung spirit 212 yang berhasil menyatukan jutaan umat Islam dari berbagai daerah untuk berkumpul dalam Aksi Bela Islam III dengan titik kumpul di Monas pada 2 Desember 2016 lalu. (EZ/salam-online)

Sumber: Eldorar

Anda mungkin juga berminat