Berpihak pada yang Benar

Jelang Pidato Raja Salman di DPR, Saat Sosok Aboe Bakar Al-Habsyi Menarik Perhatian Kru TV Saudi

Habib Aboe Bakar Al-Habsyi (kiri) saat diinterview televisi Kerajaan Arab Saudi, spontan dan mengalir. (Foto: dokumentasi salam-online)

JAKARTA (SALAM-ONLINE): Ruang Paripurna DPR RI Kamis (2/3) kemarin tak seperti lazimnya yang biasanya digunakan untuk rapat segenap anggota dewan. Kali ini, secara khusus, agendanya adalah mendengarkan pidato singkat Raja Salman yang direncanakan 10 menit—namun pemimpin negara Muslim ini hanya menggunakan waktunya sekitar 3 menit.

Para undangan, baik anggota DPR/MPR maupun tokoh, termasuk mantan Presiden SBY, mantan Wapres Try Sutrisno, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo, dan lainnya, nampak di antara tamu undangan.

Suasana lepas dan penuh harapan nampak terlihat dari hadirin bahwa kunjungan Raja Salman selama 9 hari ini akan membawa angin baru bagi Indonesia.

Salah satu anggota DPR yang berharap kunjungan Raja Salman ini berpengaruh positif bagi kehidupan bangsa adalah anggota Komisi III Habib Aboe Bakar Al-Habsyi. Saat memasuki ruang paripurna, beriringan dengan salam-online, Aboe—sapaan akrabnya—menyapa hampir semua orang yang ditemuinya.

Begitu pula, tamu undangan lainnya pun menyapa akrab Habib Aboe. Setelah mengambil posisi di sisi depan kanan dari arah mimbar utama, Aboe menggoda beberapa anggota dewan. Penuh ceria dan semangat, pria 52 tahun ini pun membuat suasana jadi cair dengan celetukan-celetukan segarnya yang diikuti kosa kata dan logat Arab khasnya.

Melihat situasi itu, sebuah media televisi resmi dari Kerajaan Saudi, tak melewatkan momen tersebut. Kru televisi Saudi itu pun menghampiri Aboe Bakar Al-Habsyi yang duduk di kursi deretan depan tersebut. Kamera siap. Aboe diminta kesan-kesannya terkait kunjungan King Salman.

Pria berbadan subur ini cepat merespons. Anggota Fraksi PKS itu mengungkapkan kesan-kesannya dalam bahasa Arab atas kunjungan orang nomor 1 Kerajaan Saudi tersebut.

“Pertama, kami tentu bahagia atas kunjungan Raja Salman ke Indonesia. Kedua, kebahagiaan kami itu semakin terasa, karena kunjungan dari Raja Saudi yang berlangsung 47 tahun lalu itu, sejak Raja Faisal berkunjung ke Indonesia pada 1970, baru tahun ini berulang. Ini tentu satu momen penting bagi bangsa dan negeri kami. Kami mengucapkan terima kasih. Kami berharap kunjungan istimewa ini membawa pengaruh positif dan penting bagi Indonesia dan Saudi ke depan,” kata Aboe dalam bahasa Arab yang fasih sebagaimana dilansir salam-online, Kamis (2/3).

Spontan dan mengalir dari Aboe. Rekan-rekannya sesama anggota dewan pun memberikan aplaus kepadanya. Beberapa anggota dewan di belakangnya bertakbir! Kru televisi negara Saudi itu pun mengucap terima kasih kepada Aboe atas statemen singkat padatnya tersebut. (S/salam-online)

Anda mungkin juga berminat