Jaksa Agung Australia Kecam Politisi yang Olok-olok Muslimah Pakai Burqa


Jaksa Agung Australia George Brandis

SALAM-ONLINE: Jaksa Agung Australia, George Brandis mengecam seorang senator yang melakukan provokasi dan kampanye kebencian terhadap pemakaian burqa. Kampanye kebencian itu juga membuat kemarahan para politisi lainnya.

Pauline Hanson, pemimpin kelompok Anti-Muslim dan Anti-Imigran dari Partai One Nation, duduk dalam sebuah sidang parlemen, Kamis (17/8) dengan mengenakan pakaian burqa. Beberapa menit kemudian dia lepaskan hijab (burqa) itu seraya menjelaskan bahwa dia menginginkan pakaian seperti itu dilarang di tingkat nasional.

Alasan Hanson menginginkan pakaian tersebut dilarang adalah demi urusan keamanan di tingkat nasional Australia.

“Ada banyak orang Australia yang ingin melihat pelarangan burqa,” kata Hanson, yang juga penggemar Presiden Donald Trump itu.

Jaksa Agung George Brandis mengatakan bahwa pihaknya tidak akan melarang hijab tersebut. Brandis mengecam Hanson atas apa yang dia gambarkan sebagai “aksi” yang menyinggung Muslim Australia

“Mengejek masyarakat itu (Muslim), memojokkannya, mengolok-olok pakaian religiusnya adalah hal yang mengerikan untuk dilakukan dan saya akan meminta Anda untuk merenungkan apa yang telah Anda lakukan,” kata Brandis seperti dilansir Aljazeera, Jumat (18/8).

Tak hanya Jaksa Agung Brandis, ulah Hanson juga membuat kemarahan politisi negeri Kangguru itu.

Pemimpin partai One Nation, Pauline Hanson, anti-Muslim, anti-migran. (Foto: AFP)

Pemimpin Senat Oposisi Penny Wong, mislanya. Ia memprotes aksi Hanson di parlemen yang mengolok-olok Muslimah yang mengenakan burqa. “Satu hal, yang mengenakan pakaian religius sebagai tindakan iman yang tulus; (tapi) yang lain memakainya sebagai aksi di Senat (parlemen),” sindirnya. (Nizar Malisy/Salam-Online)

Sumber: Aljazeera