Guru Besar UI: Muslim Rohingya Etnis Paling Terzalimi


Prof Dr Maswadi Rauf

JAKARTA (SALAM-ONLINE): Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof Dr Maswadi Rauf, MA, mengatakan minoritas Muslim Rohingya di Myanmar saat ini adalah etnis yang paling terzalimi.

“Etnis Rohingya adalah yang paling terzalimi, karena pemerintah (Myanmar) tidak menganggap keberadaan mereka, tidak diberikan fasilitas. Ini bisa celaka jika negara berperilaku seperti itu,” kata Prof Maswadi usai diskusi dengan Komnas HAM, UNHCR dan Akademisi Universitas Indonesia, Senin (11/9) di gedung parlemen, Senayan, Jakarta.

Masalahnya, lanjut Maswadi, pemerintah Myanmar belum menginginkan penyelesaian. Jadi, memang, ada ketidakadilan yang dirasakan kelompok minoritas Muslim Rohingya pada tragedi kemanusiaan ini.

“Sudah pasti pemerintah Myanmar akan mengatakan mereka adalah negara berdaulat, namun dunia Internasional punya kemampuan untuk mendesak Myanmar menghentikan tragedi tersebut,” terangnya.

Karena itu, ujar Maswadi, pemerintah Myanmar perlu mengubah nilai-nilai kebangsaan yang dianutnya untuk dapat menyelesaikan krisis Rohingya.

Menurutnya, krisis kemanusiaan akan sulit diselesaikan jika pemerintah Myanmar berpihak kepada nilai-nilai yang dianut oleh warganya yang mayoritas Budha.

“Kesulitan itu terletak pada kebijakan diskriminasi oleh negara, ini kesulitannya. Negara berpihak kepada nilai-nilai yang dianut oleh warga negaranya yang mayoritas beragama Budha,” terangnya. (EZ/Salam-Online)