LAZIS DDII Bangun Madrasah untuk Pengungsi Rohingya


Potret kehidupan anak-anak Muslim Rohingya di ‘Sekolah Terbuka’ kamp pengungsian Kutupalang, Cox’s Bazar, Bangladesh, nampak mereka sedang belajar membaca Al-Qur’an, 4 Februari 2017. (Foto: Mohammad Ponir/Reuters).

JAKARTA (SALAM-ONLINE): Sebagai lembaga yang secara khusus fokus terhadap program-program dakwah, Dewan Dakwan Islamiyah Indonesia (DDII) melalui Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqahnya atau LAZIS DDII, akan konsen membina pengungsi Rohingya lewat pendirian madrasah.

Menurut Koordinator Kemanusiaan dan Solidaritas Kemanusiaan LAZIS DDII M. Said, pihaknya saat ini baru membangun satu madrasah di wilayah pengungsian Cox’s Bazar, Banglades. Untuk selanjutnya akan dibangun lagi dengan menyesuaikan kebutuhan pengungsi.

“Kita akan bangun beberapa madrasah sehingga bisa melakukan pembinaan yang lain-lain juga,” kata Said saat menerima dana bantuan Rohingya dari Rakyat Indonesia di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang 82, Jakarta Selatan, Senin (25/9) sore.

“Kita tetap akan melakukan dakwah dan pembinaan terhadap pengungsi,” Said menambahkan.

Selain melakukan pembinaan lewat madarasah, LAZIS DDII juga tak lupa memberikan bantuan logistik dan kebutuhan sumber daya. Saat ini, ujar Said, pihaknya sendiri akan membangun sumur.

“Ada sepuluh titik yang akan kita buat sumur,” ujarnya.

Dengan demikian, menurut Said, bukan berarti bentuan untuk pengungsi yang telah ada di Indonesia terlupakan begitu saja. Bantuan untuk pengungsi di Indonesia sendiri tetap dilakukan. Baru-baru ini, kata dia, pihaknya juga baru mendistribusikan bantuan daging Qurban saat Idul Adha.

Terkait bantuan yang diterimanya dari DPP PKS, Said mengungkapkan rasa terimakasihnya karena telah dipercaya untuk mengurus amanah dari donasi yang diberikan Rakyat Indonesia.

“Terimakasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada kami. Semoga bisa kita lakukan sesuai dengan yang diamananahkan,” harap Said. (MNM/Salam-Online)