Walhi Nilai Jokowi tidak Konsisten dengan Nawacitanya


Diskusi ‘Evaluasi Kinerja HAM 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla’

JAKARTA (SALAM-ONLINE): Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menilai Joko Widodo dan Jusuf Kalla selama tiga tahun memerintah jauh dari nawacitanya. Nawacita (9 agenda) yang jadi visi-misi dan cita-cita pasangan Jokowi-JK itu dinilai jauh dari harapan.

“Sayangnya semua janji politik di bawah nawacitanya Joko Widodo menjadi tidak konsisten dan mengancam. Persoalan konflik agraria hingga kini belum tuntas diselesaikan,” kata aktivis Walhi Khalisah Khalid dalam diskusi ‘Evaluasi Kinerja HAM 3 Tahun Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla’ di Kantor Amnesty International Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/10).

Berbagai krisis, dimulai dari lingkungan hidup dan pelanggaran HAM, ujar Khalisah, mewarnai pemerintahan Jokowi-JK. Bahkan janji-janji Jokowi terkait permasalahan agraria, menurut Khalisah, praktiknya tidak sesuai dengan agenda proyek selama masa pemerintahannya.

“Banyak proyek-proyek infrastruktur yang bertolak belakang dengan apa yang menjadi cita-cita pemerintahan Jokowi. Watak pembangunan kita tidak berubah, tetap eksploitatif,” ujarnya, prihatin.

Ia melihat ketimpangan struktur dan pengelolaan sumber daya alam (SDA) masih terlihat nyata. Korporasi masih banyak menguasai dan mengontrol berbagai sektor lahan, sehingga justru petani sendiri tidak memiliki lahan.

“Terkait dengan konflik agragria, adalah adanya ketimpangan struktur dan pengelolaan sumber daya alam. Penguasaan dan kontrol SDA lebih banyak dilakukan oleh korporasi. Para petani malah tidak punya lahan, ini jelas menimbulkan ketimpangan,” terang Khalisah. (EZ/Salam-Online)