Yordan, AS dan Rusia Setujui Zona De-Eskalasi di Suriah


AMMAN (SALAM-ONLINE): Amman, Moskow dan Washington sepakat untuk membentuk “zona de-eskalasi (wilayah bebas konflik) sementara” di Suriah selatan, lansir kantor berita resmi Yordania, Petra, pada Sabtu (11/11/2017), sebagaimana dikutip Anadolu Agency.

Menteri Urusan Media Yordania, Mohammad Momani, mengatakan perwakilan dari AS, Rusia dan Yordania telah berkumpul di ibu kota Amman dan setuju untuk membentuk “zona de-eskalasi sementara” di Suriah selatan.

“Zona de-eskalasi mendukung pengaturan yang telah disepakati oleh tiga negara (Rusia, Turki dan Iran, red) pada 7 Juli lalu untuk mendukung gencatan senjata di sepanjang garis konfrontasi di Suriah barat daya,” kata Momani.

Atas inisiatif Yordan, ketiga negara memulai pembicaraan pada Mei lalu. Pembicaraan mengarah pada kesepakatan gencatan senjata dan de-eskalasi di Suriah selatan yang diumumkan pada Juli.

Sebelumnya zona de-eskalasi telah diberlakuan di Provinsi Idlib. Dengan diberlakukannya kebijakan tersebut, Turki mendapatkan izin untuk memasuki wilayah Idlib dari pihak oposisi yang berkuasa.

Dengan masuknya turki ke Suriah, banyak warga sipil yang mengaku senang dan merasa aman. Turki, sejak perang Suriah meledak, mengumumkan keberpihakannya kepada pejuang oposisi. (MNM/Salam-Online)

Sumber: Anadolu Agency