Muhammad Pizaro Terpilih sebagai Ketum Jurnalis Islam Bersatu (JITU) Periode 2018-2021

Muhammad Pizaro, Ketua Umum JITU terpilih (kanan) dan Agus Wadi (Ketum JITU periode 2015-2018)

BOGOR (SALAM-ONLINE): Muhammad Pizaro terpilih sebagai Ketua Umum Jurnalis Islam Bersatu (JITU) periode 2018-2021. Redaktur Kantor Berita Turki Anadolu Agency (AA) Biro Jakarta ini terpilih berdasarkan hasil musyawarah Dewan Syuro organisasi profesi Jurnalis Muslim ini yang diumumkan pada Jumat, 25 Rabiul Akhir 1439 H/13 Januari 2018 M dalam Kongres IV JITU yang berlangsung di Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

“Muhammad Pizaro ditetapkan sebagai Ketua Umum JITU tentu saja bukan atas dasar permintaannya, karena minta-minta jabatan itu dilarang. Sebaliknya, Dewan Syuro meminta Pizaro untuk memegang amanah ini,” kata Ketua Dewan Syuro JITU M Ubaydillah Salman saat mengumumkan ketua umum terpilih untuk periode 2018-2021 dalam Kongres IV JITU bertema ‘Mengokohkan Peran Strategis Jurnalis dalam Mengawal Kebangkitan Umat, Jumat, 13 Januari 2018, di Cisarua, Bogor.

Dewan Syuro JITU berharap keputusan ditetapkannya Pizaro yang pada periode sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal ini membawa maslahat untuk umat.

“Mudah-mudahan keputusan ini membawa maslahat umtuk umat,” harap Salman.

Di tengah kesibukannya sebagai jurnalis, Pizaro akhirnya menerima amanah itu.“Karena ini amanah, meski berat, saya coba akan melakukan yang terbaik untuk umat,” ujar Pizaro dalam sambutannya sesaat setelah tongkat estafet kepemimpinan JITU diiserahkan kepadanya oleh Ketua Umum periode sebelumnya, Agus Wadi.

Dalam sambutannya, Pizaro juga menyatakan pada periode kepengurusannya ini dia bersama pengurus lainnya akan mengoptimalisasikan potensi kader muda JITU dalam menggerakkan roda organisasi.

Oleh karenanya, dalam Kongres ini, Ketua Umum JITU terpilih itu menunjuk Yahya G Nasrullah (Hidayatullah.com) menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen), Syahrain Fathara (Rilis.id) untuk posisi Wakil Sekjen dan Muhammad Jundi Al-Kayyis (Kiblat.net) sebagai Bendahara. Adapun  untuk posisi Ketua Bidang akan ditetapkan dalam beberapa hari ini.

“Dalam organisasi, pengkaderan merupakan hal yang penting. Saya ingin jurnalis-jurnalis muda ini tampil,” harapnya.

Menurut Pizaro, dua hal yang akan menjadi fokus programnya untuk internal JITU adalah peningkatan skill profesionalisme jurnalis Muslim. “Dua basis ini yang harus terus diperkuat,” katanya.

Dari kanan ke kiri: Muhammad Pizaro, Yahya G Nasrullah (Sekjen), Syahrain Fathara (Wakil Sekjen) dan Muhammad Jundi Al-Kayyis (Bendahara). (Foto: S/Salam-Online)

Untuk program eksternal, Pizaro mengatakan, antara lain, akan membangun silaturahim dan bersinergi dengan elemen-elemen umat, sesuai dengan tema Kongres ‘Mengokohkan Peran Strategis Jurnalis dalam Mengawal Kebangkitan Umat’.

Kongres JITU ke-4 ini diikuti oleh sekitar 40-an peserta yang berasal dari media Islam dan umum. Mereka, selain dari Jakarta, juga berasal dari berbagai daerah seperti Bandung, Bogor, Purwakarta, Banten, Solo, Yogya, Makassar, dan lainnya. (S)

Baca Juga