Enam Anggota Pasukan Pakistan Tewas dalam Bentrokan di Perbatasan

KABUL (SALAM-ONLINE): Delapan orang, termasuk enam anggota pasukan Pakistan tewas dalam bentrokan yang berlangsung di perbatasan antara tentara Afghanistan dengan Pakistan pada Ahad (15/4/2018).

Kedua belah pihak, seperti dilansir kantor berita Anadolu Agency, Ahad (15/4), mengungkapkan soal korban tewas yang saling bertentangan dan menuduh satu sama lain melepaskan tembakan ke pasukan mereka di sepanjang wilayah perbatasan. Perbatasan itu berada di sepanjang 2.430 kilometer yang dikenal sebagai Garis Durand.

Sayap media militer Pakistan, ISPR, mengatakan bahwa dua anggota pasukan perbatasan Pakistan tewas dan enam lainnya terluka dalam bentrokan itu.

ISPR menuduh tentara Afghanistan melepaskan tembakan ke pasukan Pakistan di ketika mereka melakukan pengawasan rutin di sepanjang perbatasan Pakistan-Afghanistan dan membuat persiapan yang diperlukan untuk memulai pemagaran di daerah itu.

“Pasukan Pakistan sedang melakukan pengendalian maksimum untuk menghindari korban sipil Afghanistan. Keterlibatan militer sedang dilakukan untuk meredakan situasi,” kata ISPR.

Awalnya, Kepala Interim Polisi Nasional Afghanistan Kolonel Abdul Hanan mengatakan seorang warga sipil Afghanistan tewas dan dua tentara Pakistan ditangkap dalam bentrokan.

Belakangan, juru bicara pemerintah provinsi, Talib Mangal, mengatakan enam pasukan Pakistan, seorang penjaga perbatasan Afghanistan dan seorang warga sipil tewas dalam baku tembak di pegunungan Lando Ghar, Nazo Ghar dan Khawna Ghonday.

Kolonel Hanan menambahkan bahwa warga desa setempat dan Polisi Perbatasan Afghanistan membalas dengan tembakan. “Bentrokan masih berlangsung,” katanya.

Menurut Radio Azadi, pasukan Pakistan menembaki pos perbatasan Afghanistan di Zazi Maiden. Disebutkan, ratusan mortir telah ditembakkan oleh pasukan Pakistan di provinsi lain Afghanistan, Kunar, sejak awal April lalu. (S)

Sumber: Anadolu Agency

Baca Juga