GNPF Ulama dan PA 212 Akan Gelar Pertemuan dengan Tokoh Nasional

GNPF Ulama usai konferensi pers. (Foto: MNM/Salam-Online)

JAKARTA (SALAM-ONLINE): Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan menggelar pertemuan atau Ijtima’ Ulama dengan Tokoh Nasional pada 27-29 Juli 2018 mendatang.

Menurut ketua penyelenggara Yusuf Martak, acara yang akan digelar di Jakarta itu merupakan salah satu langkah nyata GNPF Ulama untuk mencari solusi bagi persoalan bangsa dan NKRI.

“Sebagai bagian dari bangsa tercinta ini, GNPF Ulama juga ingin memberikan sumbangsih solusi atas pesoalan yang sedang terjadi, mulai dari kepemimpinan, ekonomi sampai dengan sosial keagamaan,” kata Yusuf saat Konferensi Pers di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (23/7) sore.

Ijtima’ ini juga, kata Yusuf, akan melibatkan Ulama dan Tokoh Nasional dari berbagai daerah. Ijtima’ Ulama ini akan mendengar aspirasi para tokoh itu dengan melibatkan mereka dalam diskusi yang membahas berbagai persoalan keumatan dan bangsa.

“Insya Allah akan hadir sekitar lima ratus orang ulama dari seluruh daerah di Indonesia. Mereka merupakan perwakilan dari berbagai organisasi yang ada. Kita ingin Ijtima’ ini juga menjadi ajang silaturahim para ulama,” kata Yusuf.

Dia mengungkapkan, di antara hal penting yang akan dibahas para ulama dalam Ijtima’ adalah terkait kepemimpinan nasional dan penguatan ekonomi umat.

“Kami ingin memberikan petunjuk bagi umat dalam memilih pemimpin. Apalagi ini menjelang tahun dua ribu sembilan belas, ada momentum Pilpres dan Pileg. Umat harus bisa menentukan pilihan pemimpin dan wakil rakyat yang jelas berpihak pada Islam dan kaum Muslimin,” ungkap dia.

Kendati demikian, Ijtima’ tersebut, ujar Yusuf, bukan untuk mengumpulkan suara terhadap calon tertentu. Tapi, hanya sebatas mendengarkan aspirasi ulama dalam menghadapi Pilpres dan Pileg.

Jika nantinya dalam pertemuan tersebut disepakati untuk mendukung calon tertentu, menurut Yusuf, itu adalah aspirasi Ulama dan sebuah kesepakatan.

“Kita mendengar aspirasi dan mendengarkan dari peserta ulama, apa usulan dalam menghadapi Pileg dan Pilpres,” terangnya. (MNM/Salam-Online)

Baca Juga