Sesuai Keinginan, Syuhada Palestina Ini Dimakamkan dengan Bendera Turki

Muhammad Badwan (kiri) saat turut dalam aksi damai dan pemakamannya (kanan). (Foto: Anadolu Agency)

 

GAZA (SALAM-ONLINE): Salah seorang Syuhada Palestina (insya Allah) ini gugur oleh tembakan tentara penjajah Zionis saat aksi damai di perbatasan Jalur Gaza Jumat (20/7/2018). Muhammad Badwan (27 tahun) ditembak di dadanya oleh pasukan penjajah pada Jumat saat berlangsungnya demo damai di Jalur Gaza yang diblokade.

Muhammad Badwan, dimakamkan pada Sabtu (20/7), dikafani dan dibungkus dengan bendera Turki sebagaimana yang selalu diinginkannya.

Muhammad Badwan biasa memegang bendera Turki setiap kali dia turut dalam rapat umum (demonstrasi). Dan dia ingin dimakamkan disertai bendera Turki, kata sepupunya, Ihab Badwan (24).

“(Muhammad) Badwan sangat menyukai Turki dan mengagumi karakter Presiden Recep Tayyip Erdogan. Dia selalu berbicara tentang keinginannya untuk melakukan perjalanan ke Turki dan bertemu langsung dengan Presiden Erdogan,” ungkap Ihab seperti dikutip Anadolu Agency, Sabtu (21/7).

“Muhammad selalu mengatakan kepada saya bahwa Erdogan adalah pendukung dan pembela Palestina,” katanya.

Seperti diberitakan, selama hampir empat bulan, orang-orang Palestina di Jalur Gaza telah menggelar demonstrasi hampir setiap hari di dekat zona penyangga Gaza dan wilayah yang diduduki penjajah (Zionis).

Sejak demonstrasi dimulai pada 30 Maret 2018, lebih dari 140 demonstran Palestina telah gugur dan ribuan lainnya terluka oleh tembakan tentara penjajah.

Para pengunjuk rasa menuntut “hak untuk kembali” ke rumah dan desa mereka di Palestina yang bersejarah. Mereka diusir pada 1948. Tanah-tanah mereka diduduki (dirampas) Zionis Yahudi, kemudian penjajah itu mendirikan “negara” baru yang ilegal bernama “Israel”.

Warga Palestina di Gaza juga menuntut diakhirinya blokade 11 tahun oleh Israel dan Mesir di Jalur Gaza. Blokade itu telah menghancurkan perekonomian Gaza dan mencabut hak sekitar 2 juta penduduknya atas kebutuhan pokok di wilayah kantong pesisir itu. (S)

Sumber: Anadolu Agency

Baca Juga