Warga Suriah Ingin Turki Bebaskan Kota Manbij dari Kelompok Teror

Warga Manbij, Suriah utara mendesak Turki untuk membersihkan kelompok teror YPG/PKK yang menduduki tanah mereka.AZAZ (SALAM-ONLINE): Penduduk di kota Manbij, Suriah utara, mengungkapkan bahwa mereka ingin pasukan Turki membersihkan tanah mereka dari teroris YPG/PKK.

Militer Turki baru saja menyelesaikan putaran ke-10 patroli di kota.

Dipindahkan oleh kelompok teror YPG/PKK di Suriah utara, warga Manbij mengatakan mereka merindukan hari untuk kembali ke rumah mereka setelah pasukan Turki menguasai distrik strategis.

Kepada kantor berita Anadolu, Um Abdullah, yang melarikan diri ke Turki setelah kelompok teror menyerbu tanah mereka di Manbij, mengatakan bahwa mereka meninggalkan rumah mereka setelah menghadapi penindasan oleh YPG/PKK.

“Mereka dengan paksa mempersenjatai anak-anak kami. Ini adalah tanah air kami. Pemerintah yang disebut itu bukan milik kami,” kata Um Abdullah seperti dikutip Anadolu Agency, Ahad (8/7/2018).

Dia mengatakan Kota Manbij tidak akan pernah bebas selama ada kelompok teror.

“Mereka (YPG/PKK) melecehkan rakyat. Mereka mengganggu anak-anak dan putri kami. Kami pergi ke Suriah dari Turki selama Idul Fitri. Kami mengunjungi keluarga kami di Manbij, tetapi sekarang kami kembali ke Turki. Kami ingin bebas tinggal di Manbij dan ingin Turki membersihkan tanah air kami dari teroris,” pintanya.

Seorang warga lokal lainnya dari Manbij, Ahmed Muhammed Horan, mengatakan bahwa Turki selalu berada di pihak rakyat Suriah.

Kata Horan, mereka terpaksa melarikan diri ke Turki. Mereka datang ke ke kampung halaman di Manbij selama Idul Fitri untuk mengunjungi keluarga setelah tidak bertemu dalam waktu yang sangat lama.

“Kami bisa mengunjungi mereka dengan bantuan tentara Turki dan Tentara Pembebasan Suriah (FSA). Kami merindukan tentara Turki untuk menghilangkan teroris dari Manbij,” harapnya.

Mahmoud Nour, seorang anggota tentara nasional yang terkait dengan FSA, mengatakan warga Suriah di Manbij akan dapat kembali ke tanah mereka sendiri setelah para teroris disingkirkan dari kota tersebut.

Turki dan AS telah menetapkan jadwal tiga bulan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang mereka sepakati terkait Manbij, Suriah, kata seorang juru bicara pemerintah Turki pada pertengahan Juni 2018 lalu.

Kesepakatan atas Manbij fokus pada penarikan kelompok teror YPG yang berafiliasi ke PKK dari kota Suriah utara dan stabilitas di kawasan itu. (S)

Sumber: Anadolu Agency

Baca Juga