Jumat ke-22 Demonstrasi Anti-Penjajahan: 50 Warga Palestina Terluka

Petugas medis Palestina membantu para demonstran yang terluka dalam demonstrasi Jumat ke-22 “Great March of Return” di Khan Yunis, Jalur Gaza, pada Jumat 24 Agustus 2018. (Foto: Ashraf Amra/Anadolu Agency)

GAZA (SALAM-ONLINE): Tentara penjajah melukai 50 orang Palestina pada Jumat (24/8/2018) kemarin. Peluru tajam dilesakkan pada Jumat ke-22 demonstrasi anti-pendudukan (penjajahan) yang telah berlangsung sejak 30 Maret lalu.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan orang-orang Palestina terluka di perbatasan timur Gaza, kantor berita Anadolu melaporkan, Jumat (24/8).

Tidak diungkapkan bagaimana kondisi mereka yang terluka. Kemenkes Palestina di Gaza mengatakan bahwa 139 warga Palestina juga terkena dampak gas air mata.

Para pengunjuk rasa menuntut “hak untuk kembali” ke rumah dan desa mereka di Palestina yang bersejarah. Lebih 70 tahun yang lalu mereka diusir oleh Zionis Yahudi untuk memberi jalan bagi pembentukan “negara” ilegal yang diberi nama “Israel”.

Warga Palestina juga menuntut diakhirinya blokade 11 tahun oleh penjajah Zionis dan Mesir di Jalur Gaza. Blokade itu telah menghancurkan perekonomian daerah kantong pantai tersebut.

Sejak demonstrasi Gaza dimulai pada 30 Maret lalu, lebih dari 170 demonstran Palestina telah gugur. Dan ribuan lainnya terluka. Pasukan penjajah yang ditempatkan di sepanjang sisi lain dari zona penyangga di Jalur Gaza itu memang disiapkan untuk menembaki para demonstran. (S)

Baca Juga