UNICEF: Di Yaman Hari Ini Setiap 10 Menit Seorang Anak Sekarat

Bayi malnutrisi menerima perawatan medis di Rumah Sakit Al Sabeen Maternal di Sana’a, Yaman. (Foto: AA)

SALAM-ONLINE: Seorang anak di Yaman meninggal setiap 10 menit karena penyakit yang (sebenarnya) dapat dicegah, Badan PBB untuk Bantuan Darurat Anak (UNICEF) mengatakan pada Minggu (4/11/2018), lansir Middle East Monitor (MEMO), Selasa (6/11).

Direktur Regional UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Geert Cappelaere, mengatakan, kita tidak perlu terkejut bahwa hari ini, di Yaman, seorang anak meninggal setiap 10 menit karena penyakit yang (sebenarnya) mudah dicegah.

“Sekitar 30.000 anak-anak di Yaman meninggal setiap tahun karena kekurangan gizi,” ungkapnya.

Cappelaere menyebut ‘neraka hidup’ di negara yang tengah dilanda konflik itu bukan hanya untuk 50-60 persen anak-anak di sana. Ini adalah ‘neraka yang hidup’ bagi setiap anak lelaki dan perempuan di Yaman.

“Setiap tahun, 1,8 juta anak menderita kekurangan gizi akut dan saban hari 400.000 menderita gizi buruk akut, 40 persen di antaranya tinggal di Hudaydah di mana perang berkecamuk,” kata Cappelaere.

“Di Yaman hari ini, setiap sepuluh menit, seorang anak sekarat karena penyakit yang (sebenarnya) dapat dengan mudah dicegah.”

“Sebagai komunitas internasional kami telah dengan sangat lamban bertindak untuk mengakhiri krisis di Yaman,” ujarnya.

“Kami telah menyaksikan situasi memburuk ke titik terendah bahwa Yaman sekarang di ambang kelaparan buatan manusia dan menghadapi epidemi (wabah) kolera terburuk di dunia dalam beberapa dekade.”

Sejak Maret 2015, Yaman telah dilanda perang dan kekerasan antara pasukan pemerintah yang setia kepada Presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi, didukung oleh koalisi Arab yang dipimpin Saudi, dengan milisi pemberontak Syiah Houthi yang didukung Iran. (mus)

Sumber: MEMO

Baca Juga