Jumlah Sementara Korban Meninggal Tsunami di Selat Sunda 222 Orang

Akibat diterjang tsunami, korban meninggal di Pandeglang, Serang dan Lampung mencapai 222 orang. Tak kalah dahsyatnya akibat terjangan gelombang tsunami itu, 558 rumah sementara ini hancur atau rusak berat.JAKARTA (SALAM-ONLINE): Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho Ahad (23/12/2018) mengupdate jumlah korban meninggal dalam bencana Tsunami di Selat Sunda, pada Sabtu (22/12) malam.

Untuk sementara ini jumlah korban meninggal tsunami di Selat Sunda (Pandeglang, Serang dan Lampung) kata Sutopo, mencapai 222 orang.

Sementara korban luka-luka mencapai 843 orang dan sebanyak 30 orang dinyatakan hilang.

“Jumlah korban meninggal mungkin masih meningkat karena tidak semua daerah yang terkena dampak telah dicatat,” ujar Sutopo dalam rilisnya, Ahad (23/12).

Dilaporkan pula, sebanyak 558 rumah, 9 hotel dan 30-an kios, hancur atau rusak berat akibat diterjang dahsyatnya gelombang tsunami sebagai akibat dari erupsi anak gunung Krakatau itu pada Sabtu (22/12) malam. Selain itu, 60 warung kuliner dan 350 kapal dan perahu juga rusak.

Korban dan kerusakan ini meliputi di empat kabupaten terdampak, yaitu Kabupaten Pandeglang, Serang, Lampung Selatan dan Tanggamus.

Jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah karena belum semua korban berhasil dievakuasi, belum semua Puskesmas melaporkan korban. Dan, belum semua lokasi dapat didata secara keseluruhan. Kondisi ini menyebabkan data akan berubah. (s)

Baca Juga
awefawef91785
%d bloggers like this: