Kedinginan dan Kurangnya Makanan, 3 Anak Suriah Meninggal di Hari Pertama 2019

Kurangnya pasokan makanan, kedinginan dan minimnya perawatan serta pasokan medis, membuat anak-anak Suriah tak mampu bertahan. Setidaknya tiga anak meninggal di hari pertama 2019.

Bayi berusia 7 bulan, Raeda al-Tibi

SALAM-ONLINE: Tiga anak meninggal pada Selasa, hari pertama tahun 2019 masehi, 1 Januari, di provinsi Hasaka dan Deir-ez-Zor, Suriah timur. Ketiganya meninggal karena cuaca yang dingin, kurangnya makanan dan perawatan kesehatan, demikian dilaporkan media sosial setempat.

Aisha Ramadan meninggal di kamp al-Hawl di pedesaan selatan Hasaka karena cuaca dingin dan kelaparan serta tidak memadainya perawatan kesehatan, DeirEzzor24 melaporkan sebagaimana dikutip Orient-News, Rabu (2/1).

Seorang bayi berusia 7 bulan, Raeda al-Tibi meninggal di desa al-Sousa di pedesaan Deir-ez-Zor karena kurangnya makanan dan perawatan medis, DeirEzzor24 menambahkan.

Sementara Mosab al-Greir meninggal di kota al-Shaafah di pedesaan Deir-ez-Zor karena dengan alasan yang sama, kurangnya makanan dan minimnya perawatan kesehatan, Euphrates Post melaporkan.

Pekan lalu, seorang anak perempuan yang baru lahir meninggal beberapa jam setelah kelahirannya karena kurangnya bahan pemanas di sebuah kamp dekat desa Hizano, pedesaan Idlib.

Selama paruh kedua 2018, beberapa anak di kamp al-Rukban—perbatasan Suriah-Yordania—karena kurangnya susu formula, perawatan kesehatan dan pasokan medis. (mus)

Sumber: Orient-News

Baca Juga