AS Desak Mesir Bebaskan 4 Staf Kantor Berita Turki yang Ditahan

Kementerian Luar Negeri AS di Washington, DC

SALAM-ONLINE: Amerika Serikat (AS) meminta rezim kudeta Mesir untuk membebaskan empat staf Kantor Berita Turki, Anadolu Agency (AA), yang ditahan dalam penggerebekan Selasa (14/1/20) malam di kantor Biro AA di Kairo.

“Kami mengetahui laporannya. Jika benar, kami menyerukan kepada Pemerintah Mesir untuk membebaskan para jurnalis yang ditahan dan memungkinkan pers yang bebas dan terbuka di Mesir,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS kepada Anadolu Agency di Washington, Rabu (15/1).

Polisi Mesir menggerebek kantor Biro AA Kairo pada Selasa malam dan menahan empat karyawan. Keberadaan mereka yang ditahan, termasuk satu warga negara Turki, tidak diketahui.

Turki mengutuk penggerebekan tersebut dan menyerukan pembebasan segera empat karyawan Kantor Beritanya itu.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric pada Rabu (15/1) mengatakan rekan-rekannya sedang menyelidiki insiden tersebut. Dia menegaskan kembali kekhawatirannya tentang perlindungan jurnalis di seluruh penjuru dunia.

Komite untuk Perlindungan Jurnalis (CPJ) mengatakan telah menghubungi Kantor Jaksa Agung Mesir dan Layanan Informasi Negara untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang aksi polisi Mesir tersebut. Hingga saat berita ini dirilis, CPJ masih menunggu respons dari otoritas Mesir.

“Wartawan yang beroperasi di Mesir tidak perlu bekerja dalam ketakutan bahwa mereka akan digunakan untuk menyelesaikan balas dendam politik antar negara,” kata Sherif Mansour, Koordinator CPJ untuk kelompok Timur Tengah dan Afrika Utara.

“Pihak berwenang harus segera membebaskan staf Kantor Berita Anadolu yang ditangkap kemarin. Penguasa juga harus berhenti menggunakan tuduhan berita palsu untuk melecehkan dan membungkam media,” lanjutnya.

Hubungan politik Turki dengan Mesir tetap terjalin sejak 2013, ketika Mohammad Mursi—Presiden Mesir pertama yang dipilih secara sah dan demokratis dari Ikhwanul Muslimin—digulingkan dalam kudeta militer berdarah. (mus)

Anadolo Agency

Baca Juga
awefawef97111
%d bloggers like this: