Dampak Narkoba bagi Kesehatan Mental, Jangan Coba-coba!

Catatan Dr Amrizal Zuhdy

SALAM-ONLINE: Berbagai dampak narkoba bagi kesehatan mental sangat buruk. Jadi jangan pernah Anda mencoba barang haram seperti ini. Sudah banyak buktinya orang tergiur dengan narkoba, lalu banyak hal yang hancur dari hidupnya. Bisa saja ditinggalkan keluarga, teman, saudara dan kehilangan masa depan.

Pemerintah sudah berulang kali memberikan teguran keras agar penyalahgunaan narkoba dihentikan dimulai dari diri sendiri. Sayangnya, imbauan pemerintah juga berimbang dengan besarnya pangsa pasar narkoba di dunia. Peminatnya kelas kakap yang bahkan dari dalam penjara saja bisa berbisnis.

Banyak artis yang menggunakan narkoba dan berdalih sebagai korban setelah diamankan oleh pihak berwajib. Ada yang menggunakannya selama bertahun-tahun dan ada yang nahas baru menggunakannya beberapa bulan, namun sudah ditangkap polisi untuk mendapatkan rehabilitasi.

Rata-rata alasan artis yang menggunakan narkoba adalah demi menjaga stamina saat shooting. Padahal, dampak narkoba bagi kesehatan mental sangat berbahaya. Terlebih saat penggunanya sedang berada di tingkat halusinasi parah. Yang disayangkan adalah jika menyebabkan kematian.

Narkoba sebenarnya obat yang memiliki peranan sangat baik jika dikonsumsi atas anjuran dokter dalam kadar seadanya. Jika narkoba dikonsumsi dalam jumlah berlebih dan tidak dianjurkan oleh dokter maka hanya akan merusak kesehatan fisik dan juga kesehatan mental penggunanya.

Narkoba Buruk untuk Mental

Dampak buruk narkoba untuk kesehatan fisik dapat dilihat secara jelas ketika kondisi bobot tubuh tidak lagi berisi. Mata cenderung menjadi cekung kehitaman dan nada bicara kerap seperti orang mabuk. Lantas seperti apa dampak narkoba bagi kesehatan mental? Yuk simak!

Mudah Takut

Orang yang menggunakan narkoba secara ilegal akan mudah merasa takut dan merasa selalu ada ancaman yang mengintai. Rasa takut yang melanda membuat anjuran dan kritik yang membangun dari orang lain akan sulit diterima dengan baik.

Ceroboh

Dalam menyelesaikan pekerjaan, orang yang menggunakan barang haram akan lebih mudah melakukan kesalahan. Sulitnya berkonsentrasi karena otak mengalami kondisi di bawah alam sadar membuat tabungan dan anggota tubuh lainnya tidak bisa maksimal bekerja.

Minder

Baca Juga

Alih-alih merasa percaya diri, dampak narkoba bagi mental adalah mudahnya merasa minder di dalam kerumunan. Pemakai narkoba serasa memiliki jarak dengan lingkungannya sehingga cenderung menarik diri dan tidak bersosialisasi dengan orang banyak.

Sensitif

Berikutnya, dampak narkoba bagi kesehatan mental adalah rasa sensitif yang dirasakan setiap kali orang berbicara atau melakukan kesalahan kecil. Beberapa pemakai mungkin akan merasa sangat tersinggung meskipun seseorang sama sekali tidak melakukan kesalahan.

Proses Rehabilitasi Narkoba

Seorang pemakai narkoba tidak akan dipenjara jika tidak menjadi pengedar dan merusak generasi bangsa. Kebanyakan yang sudah terjadi pada para artis adalah direhabilitasi di rumah sakit ketergantungan obat sebelum akhirnya dikembalikan kepada masyarakat untuk bersosialisasi lagi.

Pada tahapan rehabilitasi sendiri, pemakai yang terlanjur mendapatkan dampak narkoba bagi kesehatan mental akan menjalani serangkaian proses. Proses tersebut meliputi pemeriksaan, detoksifikasi, stabilisasi dan berbicara dengan orang sekitar untuk melengkapi rehabilitasi mental.

Proses rehabilitasi yang dilakukan kepada setiap orang berbeda, bergantung dari hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter. Pada setiap kondisi, dokter akan memutuskan langkah pemulihan seperti apa yang harus dilakukan. Ada yang membutuhkan waktu sebentar, ada juga yang membutuhkan waktu lama.

Selama mengonsumsi narkoba, Anda sama dengan meracuni tubuh dan saat rehabilitasi maka berbagai ‘obat terlarang’ tersebut wajib dibersihkan. Untuk pembersihan, Anda diminta berhenti mengonsumsi narkoba dan menahan diri dari rasa sakit, mual, nyeri di badan dan berbagai keluhan fisik lainnya.

Sudah selesai dengan tahapan tadi, kini Anda akan dibina atau diarahkan secara mental dengan memikirkan apa rencana jangka panjang kehidupan Anda. Faktor ini mempengaruhi kondisi mental yang secara tidak langsung membuat Anda mau berusaha berhenti menggunakan obat-obatan terlarang.

tahapan berikutnya adalah Anda berbicara dengan orang terdekat agar mendapatkan dukungan supaya benar-benar lepas dari ketergantungan narkoba. Peran orang sekitar menjadi sangat penting untuk menentukan seberapa cepat proses rehabilitasi dari barang haram tersebut.

Banyak sekali dampak narkoba bagi kesehatan mental yang merugikan. Karena itu jangan pernah mencoba-coba narkoba untuk alasan apapun.

Penulis: Dr Zuhdy, dokter medis di salah satu puskesmas di Provinsi Sumatera Utara. Saat ini juga aktif berbagi informasi kesehatan di blog pribadi DrZuhdy.com dan Omeprazole.

awefawef99872