Mei 2018: Sebanyak 319 Warga Gaza Wafat, 2.786 Bayi Baru Lahir

Bayi-bayi Gaza (ilustrasi)

GAZA (SALAM-ONLINE): Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Nasional Palestina mengungkapkan bahwa pada Mei 2018 sebanyak 319 orang di Gaza telah wafat, termasuk di antaranya mereka yang gugur akibat tembakan mematikan dari pasukan penjajah Zionis saat demonstrasi di perbatasan Jalur Gaza dan serangan udara “Israel” ke Gaza City.

Namun kematian sebanyak 319 itu “digantikan” oleh Allah dengan kelahiran bayi-bayi baru yang berlipat-lipat melebihi jumlah yang meninggal. Sebanyak 2.786 bayi lahir pada Mei 2018 lalu.

Dari total kelahiran 2.786 di berbagai wilayah Gaza itu, jumlah kelahiran bayi perempuan melebihi bayi laki-laki. Perbandingannya, 1.652 anak perempuan lahir—59 persen dari total kelahiran. Sementara 41 persennya atau 1.134 bayi yang lahir adalah laki-laki.

Menurut otoritas pencatatan sipil di Gaza sebagaimana dilansir Middle East Monitor, Senin (4/6), 65 persen dari total (319 orang) mereka yang meninggal pada Mei lalu adalah pria.

Lebih dari 65 orang Palestina di Gaza gugur dalam satu hari pada Senin 14 Mei lalu, ketika mereka memprotes pembukaan kedutaan AS di Yerusalem (Al-Quds) yang dijajah. Jumlah kematian atau warga Palestina yang gugur akibat serangan penjajah “Israel” sejak dimulainya unjuk rasa di perbatasan Jalur Gaza pada 30 Maret 2018 lalu hingga Mei telah mencapai 120 orang.

Tentara penjajah menggunakan senjata api, amunisi dan gas air mata untuk membubarkan para pengunjuk rasa yang tidak bersenjata, yang berakibat gugurnya banyak orang dan melukai ribuan lainnya, termasuk jurnalis dan petugas medis. (S)

Sumber: Middle East Monitor

Baca Juga