Saudi Tahan Imam Masjidil Haram Syaikh Saleh Al-Thalib

Syaikh Saleh Al-Thalib, imam dan Khatib Masjidil Haram, Makkah, Saudi. (Foto: Saudi Press Agency)

SALAM-ONLINE: Pemerintah Arab Saudi dikabarkan telah menahan salah seorang Imam Masjidil Haram Syaikh Saleh al-Thalib, Senin (20/8/2018) kemarin. Lembaga advokasi yang dalam beberapa waktu terakhir menyoroti penahanan ulama-ulama di Saudi, Prisoners of Conscience, mengonfirmasi kabar tersebut.

“Kami mengonfirmasi adanya penahanan terhadap Imam Haram Syaikh Saleh al-Thalib. Dikatakan alasan penangkapan tersebut adalah karena ceramahnya tentang kemungkaran dan kewajiban (bagi setiap Muslim) untuk mengingkarinya di publik,” tulis lembaga tersebut melalui Twitter, sebagaimana dilansir Middle East Monitor, Senin (20/8).

Sejak 2017 lalu, Putra Mahkota Muhammad bin Salman melakukan penahanan besar-besaran terhadap ulama, aktivis, jurnalis, serta pebisnis yang dinilainya berseberangan dengan Kerajaan Saudi.

Pekan lalu, ulama terkemuka Syaikh Sulaiman Dweesh dilaporkan meregang nyawa di penjara Saudi. Syaikh Sulaiman ditahan pada 22 April 2016, sehari setelah dirinya menulis pesan bernada kritis atas kebijakan Muhammad bin Salman. Alkhaleejonline dalam laporannya menyebut, ada dugaan Syaikh Sulaiman mengalami penyiksaan.

Di antara ulama terkemuka yang mengalami penahanan oleh pihak Kerajaan Saudi adalah Syaikh Salman al-Auda, Syaikh Nasser al-Omar yang memprotes pangkalan militer Amerika Serikat di tanah Saudi, serta Syaikh Safar al-Hawali yang ditahan beberapa hari setelah meluncurkan sebuah buku yang menggambarkan kehidupan keluarga kerajaan-kerajaan Arab. (SF/Salam-Online)

Sumber: Middle East Monitor

Baca Juga