Setelah Dihantam Roket, Zionis Tutup Penyeberangan Erez untuk Pekerja Gaza

Seorang pria dalam perjalanan ke Gaza memasuki perbatasan Erez/Beit Hanoun di perbatasan Gaza-wilayah jajahan, sebelum pintu perbatasan itu ditutup. (alamy.com)

SALAM-ONLINE.COM: Zionis (penjajah) menutup penyeberangan (perbatasan) Erez (Beit Hanoun) untuk pekerja Palestina di Jalur Gaza mulai Ahad (24/4/2022), demikian menurut militer penjajah.

Militer Zionis mengatakan penutupan akan berlaku sampai pemberitahuan lebih lanjut setelah serangan roket dari Jalur Gaza.

“Menyusul penembakan roket dari Jalur Gaza, kami menginformasikan bahwa pada Minggu, penyeberangan Erez akan tetap ditutup untuk pekerja dan pedagang Palestina,” kata koordinator operasi penjajah di wilayah Palestina, Ghassan Alyan.

Sebelumnya pada Jumat (22/4), tentara Zionis mengatakan telah mendeteksi dua roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza ke wilayah jajahan, tanpa menyebabkan kerusakan apapun.

Alyan mengatakan pembukaan kembali penyeberangan yang menghubungkan wilayah (jajahan) dengan Gaza akan dipelajari tergantung pada “penilaian situasi”.

Baca Juga

Pada Kamis (21/4), tentara penjajah, berdasarkan apa yang mereka katakan sebagai “penilaian keamanan”, memberlakukan penutupan di Tepi Barat yang diduduki/dijajah, serta penyeberangan ke Jalur Gaza. Penutupan di Tepi Barat dijadwalkan berakhir pada Sabtu malam.

Sebanyak 12.000 warga Palestina memegang izin kerja di wilayah jajahan Zionis.

Pada Maret lalu, penjajah mengatakan akan meningkatkan jumlah izin kerja untuk warga Palestina menjadi 20.000.

Ketegangan meningkat di seluruh wilayah Palestina sejak awal April di tengah gencarnya penangkapan yang dilakukan penjajah di Tepi Barat yang diduduki dan serangan pemukim Yahudi ke kompleks Masjid Al-Aqsha di Al-Quds (Yerusalem) Timur. (mus)

Sumber: Middle East Monitor (MEMO)

Baca Juga