Juru Kamera Al Jazeera dan 10 Waga Palestina Terbunuh dalam Serangan ‘Israel’ di Gaza
SALAM-ONLINE.COM: Sepuluh warga Palestina, termasuk juru kamera Al Jazeera Ahmad Washah dan empat anggota keluarga, terbunuh dan puluhan lainnya terluka dalam serangan penjajah “Israel” di Jalur Gaza sejak Sabtu (20/6/2026) pagi. Menurut sumber medis dan saksi mata, ini merupakan pelanggaran terbaru terhadap perjanjian gencatan senjata yang berlaku sejak Oktober 2025.
Dilansir Anadolu, Sabtu (20/6), dua warga Palestina terbunuh, termasuk juru kamera Al Jazeera Ahmad Washah, dan satu orang lainnya terluka dalam serangan pesawat tak berawak (drone) “Israel” yang menargetkan sebuah rumah di Kamp Al-Bureij di Jalur Gaza tengah.
Bagian siaran langsung Al Jazeera mengonfirmasi bahwa juru kameranya, Washah, terbunuh dalam serangan “Israel” yang menargetkan rumah tersebut.
Dengan kematian Washah, jumlah staf dan jurnalis Al Jazeera yang terbunuh di Jalur Gaza sejak Oktober 2023 telah meningkat menjadi 12 orang.
Ahmad adalah saudara laki-laki Mohammad Washah. Ia juga terbunuh dalam serangan udara “Israel” yang menargetkan mobilnya di jalan pesisir Al-Rashid, barat daya Kota Gaza, pada April lalu.
Sementara itu, di Kota Gaza, empat warga Palestina dari satu keluarga, termasuk seorang pria, istrinya, dan dua putrinya, terbunuh dalam serangan drone “Israel” yang menargetkan rumah mereka di dekat Persimpangan Al-Tayaran di pusat Kota Gaza.
Seorang warga Palestina lanjut usia juga terbunuh akibat tembakan angkatan laut “Israel” yang menargetkan tenda-tenda yang menampung pengungsi di Jalan Al-Bahr di daerah Al-Amadi di sebelah barat kota.
Seorang warga Palestina lainnya terbunuh, dan seorang wanita mengalami luka ringan dalam serangan drone “Israel” yang menargetkan pejalan kaki di dekat bundaran Al-Saftawi di bagian utara kota.
Lima warga Palestina juga terluka dalam serangan drone “Israel” yang menargetkan kerumunan warga sipil di kawasan Sheikh Radwan di utara Kota Gaza.
Di Beit Lahia, seorang wanita terbunuh akibat tembakan “Israel”.
Di Khan Younis di Gaza selatan, seorang warga Palestina terbunuh dan tujuh lainnya terluka akibat serangan drone “Israel” yang menargetkan kerumunan di sebelah barat kota.
Dua anak laki-laki Palestina juga mengalami luka sedang akibat tembakan tentara “Israel” di dekat bundaran Abu Hamid di sebelah timur Khan Younis.
Menurut Kementerian Kesehatan, pelanggaran “Israel” terhadap perjanjian gencatan senjata telah mengakibatkan kematian 1.007 warga Palestina dan melukai 3.165 lainnya.
Perjanjian gencatan senjata tersebut menyusul perang genosida “Israel” selama dua tahun di Gaza, yang mengakibatkan kematian lebih dari 73.000 warga Palestina, melukai lebih dari 173.000 lainnya, dan menyebabkan kerusakan luas pada sekitar 90% infrastruktur sipil. (is)
