Serangan ‘Israel’ di Gaza Meningkat, dalam 24 Jam Terakhir 13 Warga Palestina Terbunuh

SALAM-ONLINE.COM: Serangan udara “Israel” di Jalur Gaza makin meningkat dalam beberapa hari terakhir. Target serangan hampir tiap hari kian meluas. Rumah-rumah, kamp pengungsian, pasar, dan jalan umum jadi sasaran.

Sementara penduduk dan analis politik memperingatkan bahwa serangan militer yang meluas itu secara bertahap mempersempit area tempat warga Palestina dapat bertahan.

Eskalasi ini terjadi ketika negosiasi gencatan senjata di Kairo tetap buntu. Salah satu poin macetnya pembicaraan adalah karena tuntutan penjajah “Israel” yang minta agar Hamas menyerahkan senjatanya.

Pada Selasa (14/7/2026) tentara “Israel” membunuh tujuh warga Palestina, termasuk perwira senior dan anggota pasukan polisi Gaza yang dikelola Hamas, ketika sebuah drone “Israel” menyerang pos polisi di daerah al-Falouja di sebelah barat kamp pengungsi Jabalia di Gaza utara.

Sumber medis setempat mengatakan serangan itu juga menghantam pasar terdekat dan tenda-tenda yang menampung keluarga pengungsi, menyebabkan korban sipil bertambah.

Dalam 24 jam terakhir, setidaknya 13 warga Palestina terbunuh dan 18 lainnya luka-luka dalam serangan “Israel” di Jalur Gaza. “Meskipun ada gencatan senjata,” kata Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza pada Rabu (15/7) seperti dilansir The New Arab (TNA).

Baca Juga

Serangan itu terjadi di tengah pelanggaran berkelanjutan “Israel” terhadap perjanjian gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025.

Kementerian mengatakan jenazah 13 warga Palestina dibawa ke rumah sakit. Sebanyak 13:korban itu terdiri dsri 12 orang yang baru terbunuh dan satu orang yang meninggal karena luka-luka sebelumnya.

Ditambahkan bahwa beberapa korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan, karena tim ambulans dan pertahanan sipil masih belum dapat menjangkau mereka.

Sejak dimulainya gencatan senjata, kementerian tersebut mengatakan serangan “Israel” telah membunuh 1.123 warga Palestina dan melukai 3.616 lainnya, sementara 800 jasad telah ditemukan.

Kementerian tersebut mengatakan jumlah total korban jiwa akibat serangan “Israel” di Gaza sejak 8 Oktober 2023 telah meningkat menjadi 73.246. Sementara 173.727 lainnya terluka di samping kerusakan yang meluas, yang mempengaruhi sekitar 90% infrastruktur sipil. (is)

Baca Juga