Rencana Rekonstruksi Gaza Gagal Menjawab Masalah Pendanaan di Tengah Berlanjutnya Genosida

Seorang pria Palestina berkeringat duduk di dekat kantor polisi Sheikh Radwan di Kota Gaza pada 31 Januari 2026, setelah serangan udara “Israel”. (AFP)

SALAM-ONLINE.COM: Omar Shaban, Direktur PalThink for Strategic Studies yang berbasis di Gaza, mengatakan bahwa rencana rekonstruksi yang diumumkan oleh “Dewan Perdamaian” (BoP) tidak akan menjawab persoalan-persoalan utama.

“Ini bukan hal baru,” ujarnya seperti dilansir Al Jazeera, Kamis (24/9/2026). “Sudah ada tiga puluh rencana yang disusun dengan tajuk rekonstruksi Gaza,” lanjutnya.

Shaban mengatakan sebagian besar rencana tersebut “belum menjawab pertanyaan kunci: Siapa yang akan mendanai (rekonstruksi) itu?”

Baca Juga

Semua orang berbicara tentang rekonstruksi Gaza, namun, menurut Shaban, kenyataannya jauh berbeda. ‘Perang masih terus berlangsung,” katanya.

Menurut Shaban, ketiadaan proses politik dan struktur tata kelola membuat berbagai negara enggan memberikan dukungan.

“Banyak negara belum siap mendukung Gaza karena berbagai alasan; salah satunya adalah tidak adanya jalur politik.” (is)

Baca Juga