Pasukan ‘Israel’ Tangkap Jurnalis Al Jazeera di Tepi Barat

Terakhir Diperbarui
Koresponden Al Jazeera, Montaser Nassar di Palestina, ditangkap di rumahnya oleh Pasukan ‘Israel’

SALAM-ONLINE.COM: Pasukan penjajah “Israel” telah menangkap seorang jurnalis Al Jazeera, Montaser Nassar, dalam sebuah penggerebekan di rumahnya di wilayah Tepi Barat bagian selatan yang diduduki.

Nassar, koresponden Al Jazeera di Palestina, ditangkap pada Selasa dini hari (3/10/2026) di kediamannya di Dura, dekat kota Hebron.

Video penangkapan tersebut memperlihatkan pasukan “Israel” menggiring Nassar—yang dalam kondisi mata tertutup dan tangan diborgol—ke dalam kendaraan militer.

Nassar termasuk di antara lebih dari 13 warga Palestina yang ditangkap di Dura pada Selasa, ungkap sejumlah sumber kepada Al Jazeera. Mereka semua dibawa ke lokasi yang tidak diungkapkan.

Jauh sebelumnya, pada 29 Desember 2023, pasukan “Israel” sempat menyerang Nassar dan juru kameranya di Dura, yang mengakibatkan keduanya mengalami luka memar.

Penangkapan ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan terhadap jurnalis Palestina di wilayah Tepi Barat yang diduduki. Persatuan Jurnalis Palestina mencatat 84 dugaan pelanggaran terhadap pers yang dilakukan oleh pasukan “Israel” dan para pemukim ilegal “Israel” sepanjang Agustus saja, termasuk penangkapan dan satu kasus kematian dalam tahanan.

Pekan lalu, pasukan “Israel” menggerebek kantor Al-Ghad TV di Hebron. Pada tahun 2024, “Israel” juga menggerebek dan menutup kantor biro Al Jazeera di Ramallah, Tepi Barat. (af)

▲