Syaikh Abu Qatadah: Saya Bersyukur Kemenangan Erdogan atas Musuhnya yang Benci Agama Ini

Presiden Recep Tayyip Erdogan

AMMAN (SALAM-ONLINE): Deklarasi kemenangan Recep Tayyip Erdoğan sebagai Presiden pertama Turki dalam sistem pemerintahan terbaru di negara tersebut, mendapat sambutan suka cita di berbagai negeri Islam, baik di Suriah oleh pihak pejuang revolusi, juga di Qatar, Sudan dan lainnya. Tak ketinggalan berbagai pemimpin dunia Islam turut memberikan ucapan selamat kepada Erdoğan, termasuk para Ulama Umat di berbagai tempat.

Salah satunya adalah Syaikh Abu Qatadah al-Filistini yang bermukin di Yordania. Syaikh Abu Qatadah sangat dikenal oleh para aktivis Islam atas keberaniannya menyuarakan kebenaran dan dihormati oleh para pejuang revolusi Suriah terkait nasihat dan arahannya dalam Jihad melawan rezim tirani Basyar Asad.

Berikut pernyataan lengkap Syaikh Abu Qatadah perihal kemenangan Erdoğan:

Sosok (Erdogan) ini tidak mewakili saya, tetapi saya mensyukuri kemenangan beliau atas musuh-musuhnya yang membenci agama ini, baik dari kalangan kiri, kaum sekuler maupun nasionalis.

Tidak ada keraguan bagi orang-orang yang berakal bahwa kemenangan Erdoğan adalah rahmat bagi orang-orang Turki. Erdogan telah membela kaum Muslimin dan menolong permasalahan mereka. Di saat yang sama Anda melihat para penguasa lainnya berlaku sebaliknya.

Sementara mereka melihat Erdogan sebagai sosok yang memberikan kehidupan yang baik bagi rakyatnya, memberantas korupsi, sedangkan di tempat lain orang-orang mencuri harta rakyat dan merusak agama mereka.

Syaikh Abu Qatadah Al-Filistini

Rakyat melihat Erdogan tidak disukai oleh syaitan-syaitan yang berwujud manusia, baik dari bangsa Arab maupun non Arab. Mereka bekerja keras untuk menyingkirkannya dan menghamburkan uang untuk menggulingkannya. 

Rakyat mencintainya karena kebersihan tangan dan kekuatan lidahnya melawan musuh-musuh umat dan karena beliau (Erdogan) berbelas kasih kepada para pengungsi dari kaum Muslimin yang miskin dan lemah.

Saya menyerukan agar setiap orang yang bertakwa kepada Rabb-nya dalam urusan ini. Dan saya katakan pendapat saya tentang Erdogan, hamba yang faqir ini berpendapat Orang ini tidak mewakili saya, tetapi saya mensyukuri kemenangan beliau atas musuh-musuhnya yang membenci agama ini, baik dari kalangan kiri, kaum sekuler maupun nasionalis. (Muawiyah)

Baca Juga