Ulama Terkemuka Malaysia Prof Muhammad Naquib Al-Attas Wafat dalam Usia 94 Tahun

SALAM-ONLINE.COM: Innaalillaahi wa innaa iaihirooji’uun. Ulama Islam terkemuka Malaysia Profesor Tan Sri Dr Syed Muhammad Naquib Al-Attas, meninggal dunia pada Ahad, 18 Ramadhan 1447 H (8/3/2026 M) pukul 18.47 WIB.
Kabar meninggalnya tokoh pemikiran peradaban Islam berusia 94 tahun ini dibagikan oleh Menteri Agama Malaysia, Dr Zulkifli Hasan, seperti dikutip Kantor Berita Bernama dari Facebook.
Zulkifli mengatakan bahwa dengan meninggalnya cendekiawan kontemporer ini, kita tidak hanya kehilangan tokoh yang dihormati, tetapi juga kehilangan permata ilmu pengetahuan yang tak ternilai harganya bagi kaum Muslimin.
“Allahyarham dikenal sebagai seorang mujaddid, pemikir, dan cendekiawan yang menghidupkan kembali obor ilmu dan adab di dunia Islam.
Pemikiran dan perjuangannya tidak hanya menghidupkan kembali wacana intelektual, tetapi juga berkontribusi pada pendirian lembaga-lembaga penting seperti Gerakan Pemuda Islam Malaysia (ABIM), Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM), Institut Dunia dan Peradaban Melayu (ATMA) dan Institut Internasional Pemikiran dan Peradaban Islam (ISTAC),” kata Zulkifli.
Ia mengatakan bahwa meskipun bangsa berduka atas wafatnya pemikir terkemuka tersebut, Allahyarham telah meninggalkan warisan ilmu yang akan terus mendidik generasi mendatang.

Diketahui bahwa shalat jenazah untuk Allahyarham Syed Naquib Al Attas akan diadakan di Masjid Al-Taqwa, Taman Tun Dr Ismail (TTDI), pada Senin (9/3) pagi, sebelum dimakamkan di Pemakaman Muslim Bukit Kiara.
Pada Oktober 2024, Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim menganugerahkan gelar Profesor Kerajaan kepada Allahyarham atas kontribusinya kepada negara, khususnya dalam pendidikan Islam.
Profesor Kerajaan adalah gelar profesor tertinggi dan paling terhormat di Malaysia, yang dianugerahkan oleh Raja.
Allahummagfirlahu warhamhu wa’aafihii wa’fu ‘anhu. (is)