Setelah Gempuran ke Beirut, Iran dan ‘Israel’ Saling Serang
SALAM-ONLINE.COM: Sementara Presiden Donald Trump telah meminta “Israel” untuk tidak membalas serangan Iran, yang terjadi justru kedua pihak saling serang.
Maka, gelombang kekerasan baru pun meletus setelah “Israel” melancarkan serangan ke pinggiran selatan Beirut pada Ahad (7/6/2026). Serangan tersebut menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai 20 lainnya.
Iran melancarkan gelombang rudal ke “Israel” setelah serangan di Beirut tersebut. Iran menuduh “Israel” berulang kali melanggar perjanjian gencatan senjata. Kemudian, serangan “Israel” terjadi di kota-kota dan situs komersial Iran. Setelah itu, gelombang rudal lain datang dari Iran dan Yaman, yang mengakibatkan gelombang serangan balasan dari “Israel”.
Kelompok Syiah Houthi Yaman juga menyatakan bahwa tidak ada kapal “Israel” yang akan diizinkan melewati Laut Merah dan Bab al-Mandab.
Sementara itu, “Israel” terus menyerang Lebanon selatan dan Gaza, menewaskan dan melukai beberapa warga sipil, termasuk anak-anak.
“Dan begitulah kita memulai liputan langsung kita…,” lapor The New Arab (8/6). (mus)
