Di Tengah Gencatan Senjata, ‘Israel’ Kembali Gempur Gaza, 10 Orang Terbunuh

SALAM-ONLINE.COM: Dinas Pertahanan Sipil Gaza melaporkan serangan “Israel” pada Sabtu (6/6/2026) telah membunuh10 orang warga di tengah gencatan senjata yang rapuh yang berlaku sejak Oktober 2025 lalu.

Menurut Dinas Pertahanan Sipil,, serangan pesawat tak berawak “Israel'” di kamp pengungsi Jawazat, Gaza, mengakibatkan kematian delapan orang dan melukai 15 lainnya.

Rumah Sakit Al-Shifa di kota itu juga melaporkan menerima delapan jenazah.

Lebih jauh ke selatan, seorang pria berusia 25 tahun, Muhannad Othman Farwana, tewas pada pagi hari dalam serangan terhadap sebuah tenda, kata dinas pertahanan sipil.

Rumah Sakit Nasser di Khan Younis mengatakan jenazah pria itu telah dibawa masuk bersama beberapa korban luka.

Dalam sebuah pernyataan, militer “Israel” mengklaim Farwana adalah komandan sel di sayap militer Hamas. Pasukan penjajah itu menambahkan, Farwana tewas dalam serangan presisi.

Baca Juga

Menurut sepupu Farwana, Mohammad Farwana, serangan itu mengenai tendanya di atap rumahnya, beberapa jam sebelum pernikahannya.

“Seluruh keluarga siap merayakan pernikahannya. Sekarang, kami malah menghadiri pemakamannya,” katanya seperti AFP, Ahad (7/6).

Kemudian pada malam harinya, pertahanan sipil mengatakan satu orang lagi terbunuh dalam serangan “Israel” di tenggara Kota Gaza. Korban diidentifikasi sebagai seorang pria berusia 37 tahun.

Setidaknya 951 warga Palestina telah terbunuh dalam serangan yang merupakan pelanggaran gencatan senjata “Israel” sejak diberlakukan pada Oktober 2025, kata Kementerian Kesehatan Gaza. Sementara Tentara penjajah telah melaporkan lima kematian di jajarannya selama periode yang sama.

AFP melaporkan, pembatasan yang diberlakukan oleh “Israel” pada media dan akses terbatas di Gaza menyebabkan media tersebut tidak dapat memverifikasi jumlah korban secara independen atau meliput kekerasan di sana secara bebas. (ib)

Baca Juga