Rakyat Amerika ‘Tdak Menginginkan Perang’, Senator AS: ‘Kegilaan Ini Harus Dihentikan’

Chuck Schumer

SALAM-ONLINE.COM: Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer menyatakan bahwa rakyat Amerika tidak menginginkan perang di Timur Tengah dan menuntut jawaban dari pemerintahan Trump karena korban jiwa terus meningkat.

Berbicara di ruang sidang Senat, Rabu (11/3/2026) seperti dilansir Anadolu,  Schumer mengatakan 140 anggota militer Amerika telah terluka sejak 28 Februari, termasuk delapan luka serius. Sementara delapan lainnya tewas dalam perang tersebut.

Schumer juga mengatakan ribuan orang di Timur Tengah telah terbunuh, termasuk 170 di sekolah dasar khusus perempuan.

“Laporan awal tersebut menunjukkan kemungkinan akibat operasi AS,” katanya. Ia menuntut penyelidikan “penuh, transparan dan independen” tentang apa yang terjadi di sekolah tersebut dan mengapa begitu banyak warga sipil yang tewas.

Anggota Partai Demokrat dari New York itu mengungkapkan jumlah korban yang terus meningkat, dikombinasikan dengan meningkatnya ketegangan dan kekhawatiran ekonomi di dalam negeri, telah membuat banyak warga Amerika mempertanyakan tujuan perang tersebut.

“Di tengah semua perubahan ini, semua kekacauan ini, harga bensin lebih tinggi, meningkatnya korban jiwa dan permusuhan. Rakyat Amerika mengajukan pertanyaan yang sangat sederhana: Mengapa? Mengapa Amerika berperang? Rakyat Amerika tentu tidak menginginkan perang. Rakyat Amerika tidak meminta ini,” tegasnya.

Rakyat Amerika berhak mendapatkan jawaban’

Baca Juga

Schumer menuduh Presiden Donald Trump memberikan penjelasan yang berubah-ubah mengenai operasi melawan Iran.

“Pertama, itu (katanya) adalah operasi untuk perubahan rezim (Iran), kemudian tentang program nuklir Iran. Selanjutnya untuk menyingkirkan angkatan laut Iran. Lalu, lagi-lagi perubahan rezim. Kemudian mereka mengatakan itu defensif. Tergantung siapa yang Anda tanya, kita berada di dekat akhir perang atau baru saja memulainya.”

Ia mengkritik pesan yang kontradiktif dari Gedung Putih tentang arah konflik.

“Dan jika Anda bertanya kepada Donald Trump apakah kita berada di akhir perang atau di awal, dia mengatakan keduanya,” kata Schumer. “Kegilaan ini harus dihentikan.”

Schumer mengatakan Senat harus mengadakan sidang terbuka untuk mempertanyakan para pejabat senior pemerintahan tentang strategi dan tujuan perang.

Ia secara khusus mendesak para pejabat, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan kepala Pentagon Pete Hegseth, untuk bersaksi di hadapan para anggota parlemen di bawah sumpah.

“Rakyat Amerika berhak mendapatkan jawaban,” serunya. (ib)

Baca Juga