Didahului Upacara Ritual Berhari-hari, Pemakaman Mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dijadwalkan pada 9 Juli
SALAM-ONLINE.COM: Delegasi resmi dari beberapa negara tiba di ibu kota Iran, Teheran, pada Jumat (3/6/2026) untuk menghadiri upacara peringatan dan ritual menjelang pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, lapor media Iran.
Khamenei tewas dalam serangan gabungan AS-“Israel” terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Kematiannya memicu perang selama berminggu-minggu. Menyebabkan ketegangan meningkat di seluruh kawasan.
Menurut media penyiaran Iran, IRIB, di antara para pejabat senior yang tiba di Teheran adalah Presiden Irak Nizar Amidi, Ketua Parlemen Irak Mohammed al-Halbousi dan delegasi parlemennya. Kemudian Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, Presiden Wilayah Kurdistan Nechirvan Barzani, dan Ketua Parlemen Uzbekistan Nuriddin Ismoilov.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga tiba di Teheran untuk menghadiri upacara pemakaman tersebut sebagai kepala delegasi resmi.
Media Iran juga melaporkan kedatangan delegasi yang mewakili ulama Palestina, ulama Rusia, partai politik Turki, partai politik Lebanon, perwakilan India, dan kelompok Syiah Thailand untuk menyampaikan belasungkawa selama upacara (ritual) pemakaman.
Menurut media Iran, secara terpisah, perwakilan Partai Republik Bulgaria dan anggota parlemennya menghadiri acara peringatan untuk menghormati mendiang mantan pemimpin Iran tersebut.
Anggota kelompok Syiah Hizb Lebanon juga mengadakan upacara perpisahan untuk menghormati Khamenei.
Media Iran mengatakan delegasi asing tambahan diperkirakan akan terus berdatangan sepanjang hari, sementara acara peringatan dan upacara ritual akan berlanjut dalam beberapa hari mendatang atau sepekan.
Menurut jadwal pemakaman yang diumumkan, upacara peringatan resmi untuk Khamenei akan diadakan pada Jumat (3/7). Acara ini dihadiri oleh kepala negara, pejabat senior, dan pemimpin agama.
Upacara perpisahan akan berlanjut di Teheran pada tanggal 4 dan 5 Juli, diikuti oleh prosesi pemakaman utama di ibu kota (Teheran) pada 6 Juli.
Pada 7 Juli ritual pemakaman kemudian pindah ke kota yang dianggap suci oleh Syiah, yaitu kota Qom.

Pada 8 Juli, upacara dijadwalkan di Irak, termasuk di Baghdad, Najaf, dan Karbala, di mana jenazah akan diterima oleh tokoh agama dan politik sebelum dibawa ke tempat-tempat suci utama Syiah.
Upacara pemakaman dan penguburan terakhir dijadwalkan pada 9 Juli di Makam Imam Ali Reza di kota Mashhad, timur laut Thailand, salah satu situs paling suci bagi umat Syiah.
Jika mendiang Ali Khamenei akan dimakamkan setelah 4 bulan lebih sejak kematiannya (28 Februari 2026), maka pemimpin Syiah Hizb Lebanon Hasan Nasrallah pun dimakamkan setelah berbulan-bulan sejak kematiannya.
Hasan Nasrallah dimakamkan setelah 5 bulan kurang beberapa hari dari kematiannya. Ia tewas dalam serangan “Israel” ke markas besar kelompok tersebut di daerah Haret Hreik, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada 27 September 2024. Selanjutnya baru dimakamkan pada 23 Februari 2025. (ib)