Sadar Menyimpang, Kelompok Aliran Sesat di Garut Bertaubat

Ketua MUI Garut KH Drs Agus Muhammad Soleh-foto john-jpeg.image
Ketua MUI Garut KH Drs Agus Muhammad Soleh (foto: John-garutnews)

GARUT (SALAM-ONLINE): Kelompok aliran sesat di Garut, Jawa Barat, akhirnya kembali ke jalan yang lurus, setelah melakukan dialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut.

Usai berdialog, Ketua MUI Kabupaten Garut, KH Drs Agus Muhammad Soleh, menilai pemahaman mereka menyimpang karena salah menafsirkan isi Al-Qur’an.

“Jadi memang ini akibat kesalahan menafsirkan isi Al-Qur’an. Misalnya kita harus mempercayai Nabi dan Rasul, sehingga saat adzan ketiga orang ini tidak menyebutkan Muhammad karena takut mengabaikan Nabi dan Rasul lainnya, ” ujarnya kepada wartawan di Masjid Al Hidayah Polres Garut, Sabtu (13/7/2013).

Baca Juga

Usai mendapat penjelasan dari KH Agus, Aceng Solihin (65) yang menjadi pimpinan kelompok itu, bersama H Wara (60) dan Yahya (57) bersedia kembali ke jalan yang lurus. Warga Kampung Legok dan Kampung Karang Tengah, Desa Sukarame, Kecamatan Leles, Garut, itu akan mengucap syahadat sambil disaksikan anggota Polres Garut dan tokoh masyarakat setempat.

“Setelah melaksanakan tabayyun (klarifikasi) alhamdulillah ketiga warga penganut aliran Ikrar Sunnah bersedia untuk bertaubat dan melaksanakan ajaran islam yang benar, ” ungkap Agus seperti dikutip detik.com, sabtu (13/7/2013)

Setelah pertemuan itu, polisi melepaskan ketiganya. Aceng Cs pun sudah menyadari kesalahannya dan bersedia untuk bertaubat. (detik/salam-online)

Baca Juga