Minimarket Dilarang Jual Miras, Nilai Saham Anker dan Bir Bintang Alhamdulillah Turun

Minimarket dilarang jual miras-4-jpeg.imageJAKARTA (SALAM-ONLINE): Nilai saham-saham produsen bir hari ini, alhamdulillah terkoreksi (turun). Salah satu penyebabnya adalah pelarangan penjualan bir (miras) di minimarket.

Pada perdagangan Sesi I, Senin (2/2/2015), seperti dilansir detikFinance, saham PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) yang merupakan produsen Anker Bir menjadi saham dengan koreksi terbesar yaitu sampai Rp 20.000 menjadi Rp 340.000. Sedangkan saham PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI), produsen Bir Bintang, turun Rp 375 menjadi Rp 11.525.

Reza Priyambada, Kepala Riset Woori Korindo Securities, menilai larangan penjualan bir di minimarket menjadi sentimen negatif bagi para emitennya. Pasalnya, investor menilai akan ada penurunan penjualan.

“Ada imbas negatif dari kebijakan tersebut,” ujar Reza seperti dikutip detikFinance, Senin (2/2/2015).

Baca Juga

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel telah mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan No 6/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol. Salah satu hal yang diatur adalah terkait dilarangnya minimarket dan pengecer menjual minuman beralkohol dengan kadar di bawah 5% atau jenis bir.

Pengecer minuman beralkohol seperti minimarket diberi waktu paling lambat 3 bulan untuk menarik stok bir mereka, terhitung sejak 16 Januari 2015.

Baca Juga