Kenapa Buronan BLBI Samadikun tak Diborgol? Ini Jawaban BIN dan Kejaksaan

SamadikunXHartonoXXtengahXXburonanXBLBIXsesaatXsetelahXturunXdariXpesawatXcarteranXyangXmembawanyaXmendaratXdiXbandaraXHalimXPerdanakusumaXXKamisXX21X4XXmalam-detik.com
Buronan BLBI Samadikun Hartono (tengah) bersama Kepala BIN Sutiyoso sesaat setelah turun dari pesawat carteran yang membawanya mendarat di bandara Halim Perdanakusuma, Kamis (21/4) malam. (Foto: detik.com)

JAKARTA (SALAM-ONLINE): Ketua Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan Badan Intelijen Negara (BIN) Dradjad Hari Wibowo membantah ada perlakuan istimewa terhadap buron BLBI Samadikun Hartono.

“Tidak ada pengistimewaan terhadap Samadikun Hartono,” kata Dradjad melalui keterangan tertulisnya, Jumat (22/4).

Soal Samadikun tak diborgol, menurut Dradjad, hal itu karena BIN tidak memiliki kewenangan untuk menangkap. “BIN kan dilarang menangkap orang,” ujarnya.

“Kalau SH (Samadikun Hartono) diborgol, nanti bakal ada lawyer atau komentator yang mengatakan BIN telah melampaui kewenangan. Diborgol, BIN disalahin. Tidak diborgol, dianggap pengistimewaan terhadap SH,” kata dia.

Padahal, kata Dradjad, proses penangkapan Samadikun setelah 13 tahun kabur tak lepas dari pro-aktifnya aparat melacak keberadaan si Taipan eks Presiden Direktur Bank Modern tersebut. Adalah sesuatu yang luar biasa ketika pemerintah Cina mengizinkan Indonesia melakukan operasi intelijen di negara tersebut.

“Fakta bahwa pemerintah Cina mengizinkan, bahkan sangat proaktif membantu operasi intelijen seperti ini, jelas sesuatu yang luar biasa. Tanpa chemistry yang sangat bagus antar kedua negara, tidak mungkin ada diplomasi dan operasi seefektif ini,” kata Dradjad.

Apa kata Kejaksaan Agung?

Baca Juga

“Tidak, tidak ada keistimewaan apa pun karena dari sana yang membawa kan BIN ya,” ujar Kapuspenkum Kejagung Amir Yanto, di Jakarta, Jumat (22/4).

Dalam proses pemulangannya, Samadikun tidak diborgol saat diturunkan dari pesawat hingga diantar ke Kejagung dan sampai ke rutan Salemba. Sedangkan buronan kasus pencucian uang Bank Century Hartawan Aluwi diborgol sejak turun dari pesawat di Bandara Soekarno Hatta ke Bareskrim Polri.

“Saya enggak melihat masalah itu (Samadikun tidak diborgol) tapi yang jelas kan aman dengan pengawalan yang begitu ketat hingga masuk ke rutan Salemba,” kata Amir.

Samadikun yang ditangkap oleh BIN di Cina ini diterbangkan dengan jet carteran dengan nomor penerbangan VJT 479 D. Buronan 13 tahun ini didampingi oleh Kepala BIN Sutiyoso.

Sedangkan Hartawan, berdasarkan data dari sumber di Kejaksaan, ia menaiki pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA847 dari Singapura. Pria paruh baya tersebut duduk di bangku nomor tiga.

“Saya gak kapasitas dalam menanggapi itu,” ujar Amir seperti dikutip detik.com, Jumat (22/4). (s)

Sumber: detik.com

Baca Juga