Pengadilan Tinggi Turki Perintahkan Penahanan Lebih dari 2.745 Hakim Terkait Upaya Kudeta

Turki-Pengadilan Tinggi Turki Perintahkan Penahahan 2.745 Hakim Terkait Upaya KudetaSALAM-ONLINE: Pengadilan Tinggi Turki, Hâkimler ve Savcılar Yüksek Kurulu (HSYK), memberikan perintah penahanan lebih dari 2.745 hakim yang terlibat dalam gerakan Gulen terkait upaya kudeta terhadap pemerintahan Turki pada Jumat (15/7) malam.

Dewan Agung Hakim dan Jaksa Turki (HSYK) memerintahkan penahanan 2.745 hakim beberapa jam setelah memanggil mereka dalam pertemuan luar biasa pada Sabtu (16/7).

Perintah ini berlaku setelah upaya kudeta gagal dari apa yang disebut oleh Presiden Erdogan sebagai Gülenist (FETÖ). Sementara 11 jaksa dan 10 anggota dari Pengadilan Banding ditangkap. Surat perintah penangkapan juga dikeluarkan untuk 140 orang lainnya.

Beberapa anggota dewan negara yang memiliki hubungan dengan organisasi FETÖ sudah ditahan, menurut kantor berita Anadolu.

Di antara 2.745 hakim yang diberhentikan, sebanyak 541 orang adalah dari pengadilan tingkat pertama, sedangkan 2.204 lainnya berasal dari peradilan asli.

Baca Juga

Setidaknya 2.839 personil militer, termasuk 5 jenderal dan 29 kolonel ditahan di Turki pada Sabtu (16/7), menurut Kementerian Dalam Negeri, setelah kudeta berdarah yang oleh pemerintah Turki disebut sebagai organisasi FETÖ pimpinan Fethullah Gülen yang berbasis di Amerika Serikat. Pemerintah Turki menyebut kelompok ini menyusup ke aparatur negara Turki dengan ribuan pengikutnya dalam upaya untuk menggulingkan pemerintahan yang terpilih secara demokratis.

Sebagai akibat dari upaya kudeta ini, setidaknya 265 orang tewas. Seorang pejabat mengatakan 161 dari mereka adalah sebagian besar warga sipil dan polisi, sedangkan sisanya 104 adalah pendukung kudeta. Sementara lebih dari 1.154 orang terluka. (EZ/salam-online)

Sumber: Dailysabah, Anadolu

Baca Juga