Ade Armando Tantang Umat Islam Mubahalah Al Maidah 51, Prof Yunahar: “Sesama Muslim Itu Diskusi”

yunahar
Prof Dr Yunahar Ilyas saat menjawab pertanyaan wartawan, Jumat (11/11) malam di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng Raya, Jakarta. (Foto: Fajar Shadiq)

JAKARTA (SALAM-ONLINE): Ketua PP Muhammadiyah Prof Dr Yunahar Ilyas menyatakan tantangan mubahalah yang dilontarkan aktivis liberal Ade Armando kepada kaum Muslimin anti Ahok menggambarkan bahwa Ade tak paham ajaran Islam.

Menurutnya, mubahalah (tantangan saling melaknat, red) itu berlaku antara Muslim dengan kafir. Tidak diperkenankan sesama Muslim saling melontar kata laknat dan mengancam dengan azab Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Mubahalah itu jika kita berdialog dengan non-Muslim, semua argumen sudah kita sampaikan. Kalau tidak mau menerima baru mubahalah,” ujar Yunahar seusai pengajian bulanan di PP Muhammadiyah, Jakarta pada Jumat (11/11) malam.

Wakil Ketua MUI Pusat ini menjelaskan, jika sesama Muslim ada perbedaan pendapat, cukup diselesaikan dengan diskusi. Apalagi kalau terkait dengan penafsiran ayat.

“Gak ada mubahalah-mubahalah. Itu cukup diskusi. Mana ada orang sedikit-sedikit mubahalah. Kalau sesama Muslim ya diskusi,” tegas Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini.

Lebih jauh, Yunahar menyatakan, apa yang dilakukan Ade Armando dengan menantang kaum Muslimin anti Ahok adalah sebagai orang yang tidak mengerti ajaran Islam.

“Itu orang yang gak ngerti aja. Gak usah dilayani. Orang gak paham nantang-nantang untuk apa?” sambungnya.

Yunahar kemudian menyitir QS Al-Furqan ayat 63 yang berbunyi:

Baca Juga

وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا [الفرقان : 63]

Dan orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik.

“Jadi kalau ada orang bodoh menantangmu jawab baik-baik saja,” pungkasnya.

Sebelumnya beredar di media sosial, aktivis liberal Ade Armando menantang untuk melakukan mubahalah tentang surat Al Maidah ayat 51.

ade-armando
Ade Armando

“Saya menantang Anda yang beragama Islam dan menentang Ahok untuk bermubahalah dengan saya tentang apakah Al Maidah 51 memuat larangan memilih pemimpin Nasrani… Jadi dalam kasus Al Maidah 51 ini, saya bersaksi bahwa Al Maidah 51 tidak memuat larangan Allah untuk memilih pemimpin Nasrani. Kalau ternyata Al Maidah 51 memang memuat perintah Allah agar umat Islam tidak memilih pemimpin Nasrani, saya bersedia diazab Allah. Tapi Anda, Muslim yang selama ini menyerang Ahok, juga harus berani bersaksi bahwa Al Maidah 51 memang memuat larangan bagi umat Islam memilih pemimpin Nasrani, dan kalau ternyata itu tidak benar, Anda bersedia diazab Allah,” tulis Ade di wall Facebooknya.

Menurut Ade, tantangan mubahalah itu diterima oleh banyak pihak. Namun, kata Ade, mubahalah itu bisa dilakukan melalui Facebook saja.

Reporter: Fajar Shadiq

Baca Juga